Sinopsis Baru

Sinopsis Rangrasiya Episode 44 part 1 By Dian


Sinopsis Rangrasiya Episode 44 part 1 By Dian
Paro " Aku minta maaf,aku tidak bermaksud menyakitimu,aku mengatakannya dan tidak ingin mengganggu,aku hanya ingin memberi tahumu kalau cinta ibu,hanya ibu yang bisa mengerti,mungkin dia mendambakanmu,dan hasrat itu menjadi cinta keibuan untukku.
Paro mengambil minyak,dia membalikkan Rudra dan mulai memijat tangannya.
Rudra " tidak perlu.
Paro " Tapi tanganmu gemetar.
Rudra " Sama seperti aku,tidak ada perawatan untuk tangan ini
Paro " Tidak ada yang tidak memiliki perawatan,hanya saja kita harus menunggu,tidak ada luka yang tidak bisa disembuhkan.
Paro memijat tangannya,mereka terus saling memandang.
Laro tidur di lantai.
Di pagi hari,sesudah aarti,paro memberi prasad ke ke semua orang,Rudra datang ke sana,Laro mendatanginya dan membuatnya makan parsad dengan tangannya.
Rudra " kemarin malam aku berteriak padamu,maafkan aku.
Danveer " aku harus mengatakan Sesuatu,aku dan kakak sudah berbicara dengan dokter besar,dia sangat baik,kami memberitahunya tentang tanganmu,kamu harus menunjukkan tanganmu padannya,tanganmu akan baik-baik saja.
Paro dan Rudra senang.
Dilsher " jika ini kasus maka mereka harus pergi sekarang.
Danveer " dokternya ada di Mumbai dan Paro akan pergi dengan Rudra,aku sudah memesan tiket.
Maithili " Rudra akan baik-baik saja.
Semua pergi.
Paro datang ke kuil dan berterimakasih pada dewa.
Rudra hadir di sana.
Rudra " terima kasih Paro karena berada di sini bersamaku kemarin malam.
Rudra pergi.
Paro ingat bagaimana dia berjanji pada dewa kalau dia akan meninggalkan Rudra saat dia akan sembuh total.
Rudra melihat kembali ke Paro dan merasakan ketegangannya.
Rudra merasakan ketegangan dan bertanya pada paro apakah dia baik-baik saja.
Paro " Iya,aku akan membuat sarapan.
Paro datang ke dapur
Maithili " aku akan membuat makanan untukmu karena kamu akan pergi ke Mumbai.
Kamu beruntung,pertama kamu ke Jaipur,sekarang Mumbai.
Paro,mengapa kau menangis?
Rudra akan baik-baik saja.
Paro " aku juga menginginkan itu tapi kakak tidak tahu apa yang aku lakukan saat Rudra berada di rumah sakit.
Paro mengatakan kepadanya tentang pengorbanannya.
Maithili " apa yang kau lakukan Paro,orang pergi kepada dewa untuk mendapatkan cinta dan kamu?
Paro menangis.
Paro " aku takut,aku pikir Rudra tidak akan mendapatkan kehidupan jadi aku melakukan itu.
Aku berjanji,dewa tidak bisa menipuku,aku harus meninggalkan Rudra.
Maithili " Rudra tidak akan pernah menerimanya.

Paro " itu salahku,aku membuatnya menyadari kalau dia juga bisa mencintai,aku sedang memikirkan kebahagiaanku,seharusnya aku menjauhkan diriku sendiri,bagaimana aku bisa meninggalkannya tapi aku harus meninggalkannya,aku berjanji kepada Bholenath,kakak berjanjilah padaku kalau sesudah aku pergi dari sini,kakak akan mengurus Rudra,janjilah kepadaku.
Sekarang tidak ada air mata,ini ialah hari terakhirku disini,di rumah ini,aku ingin hidup untuk Rudra,aku ingin hidup untuknya,aku ingin memasak untuknya,hanya akan ada kebahagiaan.
Paro memberi sarapan pagi kepada Rudra.
Rudra " Bagaimana denganmu?
Paro " Aku akan makan sesudah kau makan.
Apa yang harus kubuat saat makan malam?
Rudra " biarkan aku sarapan dulu.
Paro " Apa yang kau inginkan?
Rudra " Apakah kau baik-baik saja?
apakah kau khawatir dengan hal itu,aku akan berada di sana bersamamu,jangan khawatir,aku bahkan sudah memesan tiket pulang.
Rudra akan pergi tapi berbalik dan berkata apakah dia baik-baik saja?
Paro mengangguk dan memintanya untuk berhati-hati.
Rudra " kentang,buat itu untuk makan malam.
Paro " aku tahu,aku tidak akan menghanguskannya.
Rudra tersenyum dan pergi.
Paro " aku harus kuat.
Sumer sedang tidur,Mohini datang ke sana,dia memintanya untuk mengambil pakaian kotor.
Mohini " aku bukan pelayanmu,aku melahirkan anak laki-laki dan mereka tumbuh menjadi keledai tapi aku masih singa betina.
Sumer " apa yang terjadi?
Mohini " Dilsher memberi uang pada Samrat.
Sumer " kalau aku ada di sana,aku bisa mengendalikan Samrat.
Mohini " aku akan mengantarmu pulang begitu saatnya tiba,tapi aku harus berurusan dengan yang terdahulu.
Paro sedang mengemas dan melihat catatan di mana nama Rudra dan namanya tertulis.
Paro tersenyum,dia melihat anting-anting yang dipakaikan Rudra dan gelang merah yang dibawa oleh Rudra untuknya,dia kemudian melihat kemeja biru Rudra yang dia berikan saat dia masuk rumah,dia melihat boneka.
Paro " Aku meninggalkan Rudra atas kepercayaanmu,kau harus menjaganya.
Rudra datang ke sana.
Rudra " apakah kau kembali menggigitku dengan dia?
Paro " mayor tidak punya waktu untukku.
Paro meminta Rudra untuk menaruh boneka di dalam lemari
Paro " luangkan waktu bersamaku hari ini
Pudra " aku akan menyiapkan barangku.
Paro " Pertama makan malam terlebih dahulu.
Rudra " bawa ke sini saja,kita akan makan bersama.
Paro " aku tidak menghanguskan itu.
Rudra tersenyum.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 44 Part 2

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 44 part 1 By Dian"