Sinopsis Baru

Sinopsis Geet Episode 52 part 3 by Yohana


Sinopsis Geet Episode 52 part 3 by Yohana
Maan mulai berjalan dari Adi lalu ketika itu Shasa datang padanya
Shasa " MK arahmu akan ke pantry
Maan membuat alasan konyol.
Ketikan Maan sampai di pantry dia bertanya-tanya
Maan " apa yang aku lakukan disini.
Maan memutuskan untuk membuat kopi untuk menipu semua orang agar mereka tidak berpikir kalau dia telah kehilangan akal.
Maan terus bertanya-tanya
Maan " apa yang salah denganku.
Geet datang kesana.
Bahkan Maan tidak mendengar suara Geet juga.
Dia benar-benar tidak fokus.
Maan hampir membakar tangannya saat itu
Geet berteriak
Geet "pak..dia memanggil dengan keras.
Maan kesal ketika pikiran Geet membuat dia menjadi tidak fokus.
Maan memutuskan untuk menjauhkan diri dari Geet , dia memberikan proyeknya pada Shasa.

Semua orang duduk dimeja rapat.
Maan " Shasa sekarang bertanggung jawab atas seluruh proyek.
Lalu Geet akan sibuk dengan proyek pesta peluncuran.
Geet bicara dalam hati
Geet " mengapa.
Bahkan mau Maan tidak melihatku.
Geet mnghentikannya , dia bertanya pada Maan.
Maan tidak memberinya jawaban
Maan " Shasa sekarang akan pindah keruanganmu.
karna itu kau perlu untuk memindahkan barang-barangmu keluar
Maan berjalan pergi.
Geet keluar dari ruang rapat dan bicara dalam hati " mengapa Maan tidak melihatku.

Geet mencoba bertanya pada Maan.
Saat itu dia melihat Maan akan masuk kedalam lift.
Dia berlari untuk mengejar Maan , dia berteriak "pak....
Geet sampai di lift.
Tapi Maan tidak membukanya.
Geet berhasil membuka pintu lalu dia tersandung.
Maan lalu menekan sebuah tombol.
Dan saat itulah liftpun berjalan.
Geet " ini hal yang baik.
Setidaknya sekarang aku bisa berbicara dengannya.
Maan mendorong Geet ke dinding
Maan "aku tidak tertarik padamu.
Maan bersama Geet saling berpandangan.
Maan melepaskannya , dia mengatakan tidak ada yang perlu ditakutkan.
Geet " aku tidak takut.
Aku percaya penuh denganmu.
Geet mulai mngeluarkan unek-uneknya.
Geet " aku bekerja siang juga malam untukmu.
Aku melakukan apa yang kau inginkan.
Dan Kau memberi proyek pada Shasa lalu sekarang kau bahkan tidak ingin melihatku.
Jika kau menghukumku, setidaknya biarkan aku tahu apa kesalahanku itu.
Geet menggoyang-goyangkan lengan Maan.
Maan mendorong Geet kembali ke dinding , dia hampir mencium Geet.
Maan bersama Geet kembali berpandangan.
Maan dengan cepat dia berpaling.
Maan " berhenti bertanya mnggunakan perasaanmu itu.
Berhenti bertanya menggunakan matamu.
Menjauhlah dariku.
Geet sedih , dia meminta maaf lalu Maan menjadi marah lagi.
Maan " lakukan pekerjaanmu karna kau dibayar untuk mengerjakannya.
Maan berhenti dan menyadari perkataannya.
Maan " tidak ada ruang untuk hal-hal pribadi.
Ini Hanya profesional
Pintu lift terbuka lalu Maan berjalan keluar.
Geet keluar juga , dia berpikir kembali dengan kata-kata Maan untuk menjadi profesional.
Geet membuat sumpah untuk menunjukkan kepada Maan bagaimana dia bisa menjadi profesional.

Diruangan Maan
Maan memberikan perintah untuk Shasa tentang pesta. .
Geet sedang mempersiapkan pesta.
Geet mencoba untuk menunjukkan untuk Maan bagaimana dia menjadi profesional, lalu Maan melakukan apa yang dia lakukan.Rumah Khurana
Maan dikamar tidurnya memiliki proyek.
Ketika itu Geet muncul.
Maan bertanya pada Geet
Maan " Geet apa kau punya pekerjaan denganku.
Geet " ya.
Kau mungkin telah menghapusku dari proyek itu.
Namun kau masih belum mampu untuk menghapusku dari pikiranmu.
.
Dikamar Geet
Geet memiliki visi pada Maan.
Tapi Maan tiba-tiba muncul lalu berkata padanya untuk tidak melakukan kesalahan.
Tapi ternyata itu hanyalah hayalan mereka berdua.
Mereka berdua melihat kamar mereka dan bicara dalam hati "apa yang terjadi.

Paginya.
Geet mengeluh pada alarm karna tidak berbunyi, itu mnyebabkan dia terlambat.
Ketika itu tiba-tiba, dia mulai merasa pusing.
Geet " semuanya telah direncanakan hari ini akan sempurna.
Lalu mengapa aku pusing.
Dia sempat melupakan kalau dia sekarang sedang hamil.


Dikamar Maan
Maan " hari ini adalah awal yang terbaik
Nenek datang
Nenek "kapan kau akan tinggal dirumah Khurana.
Maan " Nenek berperilaku seperti Geet saja
Maan menghentikan sendiri kata-katanya.
Nenek menatapnya penuh rasa ingin tahu lal Maan beralasan
Maan"aku harus pergi untuk memeriksa pekerjaan sekretarisku.
Maan pergi.
Nenek " aku akan meminta jawaban dipesta peluncuran lalu aku akan bisa melihat Geet lagi

Ayah Pinky memegang segelas air dengan obat , dia diberikan pada Geet.
Ayah Pinky berkata akan memanggil dokter.
Geet ingat kalau dia sedang hamil , dia membuat alasan agar tidak memanggil dokter ,lalu dia pergi.
Ayah Pinky " aku tidak peduli apapun.
Nanti malam aku akan memanggil dokter

Geet sampai dikantor , dia berjlan menaiki tangga.
Ketika itu tidak sengaja dia mnginjak permen karet.
Geet " hari ini bukan hari yang baik
Geet mencoba untuk menarik keluar permen karet tapi sepatunya terlepas dari tangannya.
Lalu terjatuh tepat mengenai Maan.
Maan mngambil sepatu itu
Maan " siapa yang melempar ini.
Geet cepat berjalan menaiki tangga
geet " mengapa sepatuku harus jatuh mngenai Maan.
Maan melihat duppata seseorang tergantung , dia lalu bicara dalam hati " apakh itu Geet.
Maan mencari ke atas lalu Geet bersembunyi dibalik tanaman, dia mendengar
Maan "ini benar-benar hari yang buruk
Maan berjalan kembali menuruni tangga.
Geet " aku juga mengalami hari yang buruk.
Sesuatu yang salah pasti akan terjadi

Maan bersama Geet membuat pesta peluncuran proyek.
Ketika itu Maan masuk ke dalam aula pesta , dia terkejut melihat staf kantor memakai pakaian India. Maan sangat marah saat melihatnya.
Adi memakaikan topi
lalu Maan melemparnya.
Maan benar-benar marah.
Shasa " kenapa kau marah pak.
Maan bertanya siapa yang melakukan perubahan tema.
Shasa " Geet.
Maan" Geet.
Shasa menunjukkan diruang ganti
Maan lalu segera berjalan untuk pergi kesana.

Didalam ruang ganti Geet sedang bersiap-siap.
Dia terlihat cantik.
Dia memainkan lalu membunyikan gelangnya.
Ketika itu Maan masuk.
Mata Maan dengan Geet saling menatap.
Geet merasa sedikit tidak nyaman lalu Maan bisa merasakan itu.
Mata dan Geet jatuh pada duppatanya.
Maan mngerti lalu dia berjalan , dia mngambil duppata Geet lalu melemparkannya pada Geet. Duppatanya menutupi kepala Geet.
Mata Maan terjebak pada Geet saat Geet melepaskan duppatanya.
Setelah itu Maan marah pada Geet karna telah membuat pesta kelas tinggi menjadi pesta seperti dikota kecil.

Nenek sedang lewat didepan ruangan.
Dia mendengar suara berisik , dia lalu membuka pintu sedikit.
Dia mengintip Maan yang sedang memarahi Geet.
Maan " kau telah mulai mengambil keuntungan dari kebebasan yang telah aku berikan padamu.
Geet " sebelumnya kau mnyuruhku untuk bersikap profesional hari ini lalu berubah setelah malam itu di Dhaaba.
Lalu aku tahu kau tidak memelukku tapi saat itu...
Maan " aku tidak tertarik untuk mendengarkan perasaanmu.
Kesalahanku ialah telah memberikan pekerjaan.
Sejak kau masuk dalam hidupku, kau telah membuatnya Jadi berantakan.
Geet " apa yang aku lakukan padamu.
Maan " aku terus saja berpkir tentangmu.
Maan terkejut dengan perkatannya sendiri, tapi lalu dia merubah perkataannya
Maan "seiring berjalannya waktu akan meluruskan kesalahpahaman ini.
Geet " aku bekerja dengan caraku yang aku inginkan.
Jika kau ingin melakukan sesuatu dengan caramu, maka mengapa kau tidak melakukannya sendiri saja.
Aku bukan boneka yang akan melakukan apa yang kau katakan , kau bisa mencari orang yang bisa  menjadi bonekamu.
Nenek tersenyum saat mendengar itu semua
nenek " Geet memiliki jawaban yang tepat untuk Maan.
Maan " Geet tinggalkan pekerjaan ini.
Geet " bahkan aku tidak tertarik bekerja bersamamu.
Mereka berdua menyadari apa yang tela mereka katakan.
Nenek mendengarnya lalu pergi.
Maan mminta Geet untuk pergi
Geet " aku tidak bisa.
Maan memiliki senyum diwajahnya lalu berubah
Geet " aku akan berdiri diluar
Maan melihat Geet tidak pakai memakai dan meminta Geet untuk berhenti.
Geet bernapas lega karna dia berpikir bahwa Maan akan mnghentikannya.
Tapi Maan bertanya tentang sepatu lalu Geet menyadari kalau dia tidak memakai sepatu.

Ketika berlari tanpa sengaja dia telah menabrak Neneknya Maan.
Nenek memancing Geet agar dia bisa mngeluarkan kekesalan di dalam hatinya itu.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Geet Episode 52 part 4

0 Response to "Sinopsis Geet Episode 52 part 3 by Yohana"