Sinopsis Geet Episode 52 part 2 by Yohana
Maan pergi dan duduk didalam mobilnya.
Diluar Geet tertawa.
Maan " apakah lassimu dicampur dengan bhang. -Bhang adalah sesuatu yang memabukkan tapi bukan alkohol- sehingga kau tertawa seperti itu.
Geet tertawa lagi
geet "meskipun kita bisa duduk didalam mobil, kita tidak bisa pergi kemanapun.
Maan " mengapa.
Geet memberitahu Maan untuk keluar dari mobil.
Maan keluar lalu melihat ban mobilnya hilang.
Maan mengeluh.
Geet " akan ada gunanya jika mencuri 1 ban.
Maan menatapnya.
Geet " mengapa kau menatapku.
Maan " mengapa kau tertawa.
Geet " Maan Singh Khurana selalu memperhatikan semuanya.
Jadi mengapa tidak melihat ban mobil yang hilang.
Man berteriak
Maan " itu karnamu....
Maan bersama Geet saling berpandangan.
Maan lalu berpaling
Maan "aku tahu, seharusnya aku tidak ikut denganmu karna pasti sesuatu akan terjadi.
Itu akan lebih baik jika aku tidak datang denganmu ke Dhaaba.
Geet mendongak dan mnggerutu
Geet "oh Dewa mengapa Maan mulai menyalahkanku lagi.
Maan mendengar, Geet berdiri tegak
Geet " pak di Dhaaba, hanya sepeda dan truk saja yang biasa terlihat.
Jadi ketika mobil bagus terlihat disini, jelas sekali pencuri tidak akan melepaskan kesempatan.
Geet mngatakan satu pribahasa untuk apa yang terjadi.
Geet " kita harus pulang.
Maan " bagaimana caranya kita akan pulang.
Geet mngatakan dengan berjalan kaki.
Saat itu badai datang lalu Maan mengeluh
Maan " hanya ini yang tersisa untuk terjadi
Hujan mulai turun.
Maan berjalan kembali masuk kedalam mobil.
Diluar Geet menikmati hujan.
Maan memanggil Geet untuk masuk kedalam mobil tapi Geet malah menyuruh Maan untuk keluar. Geet " perasaan kita akan hujan akan penuh kesenangan.
Maan " Geet ini perlu kerumah sakit jiwa.
Maan membenci hujan.
Geet " mengapa kau selalu menemukan sesuatu yang buruk tentang segalanya.
Maan menjelaskan kalau badai bisa menghancurkan mood.
Geet " kebahagiaan berasal dari momen kecil dalam hidup.
Kebahagiaan tidak jauh.
Itu disini.
Tapi bapak tampaknya telah menutup pintu untuk kebahagiaan itu seperti kau sedang menunggu momen bahagia.
Maan berteriak
maan "aku tidak menunggu siapapun.
Geet " aku semakin khawatir untukmu sekarang.
Menunggu harus selalu terjadi.
Dalam cuaca dingin seperti ini menunggu teh panas, menyelesaikan beberapa pekerjaan, menunggu dengan selamat.
Dimusim hujan pertama, menunggu tetesan pertama.
Geet mulai bermain-main dengan hujan.
Maan melihatnya.
lalu menutup matanya , dia berpikir kembali saat Geet menyeka saus diwajahnya.
Geet berputar-putar dengan lagu Muhje Behne Do dimainkan.
Maan lalu melihat Geet dari dalam mobilnya , dia lalu berjalan keluar dari dalam mobilnya.
Dia masih melihat Geet.
Geet mngulurkan tangannya lalu lagu berhenti.
Geet mngingat saat-saat dia bersama Dev ketika Dev menggenggam tangannya saat hujan , dia mencium kening Geet , juga saat malam pertama mereka.
Maan mnyentuh bahu Geet , dia melihat Geet menangis , dia bertanya
Maan " apa yang salah.
Geet tidak menjawab tapi dia langsung memeluk Maan.
lagu Muhje Behne Do kembali dimainkan. .
Geet tiba-tiba menarik dirinya dari Maan.
Dia menangis
Geet " aku harus pulang.
Geet mnyesal , dia berlari.
Maan mencoba untuk mnghentikannya, tetapi tidak berhasil.
Maan mengulurkan tangannya , dia membiarkan hujan jatuh pada dirinya.
Maan menyadari kalau apa yang dikatakan Dev benar, kalau dia telah berubah.
Geet yang merubahnya.
Hari berikutnya.
Maan sedang mandi.
Maan mengingat kembali semua kejadian yang dia lakukan dengan Geet mulai dari pertama kali mereka bertemu sampai pelukan mereka saat di Dhaaba.
Shower terus mengalir.
Dikantor Khurana
Mr. Chopra " kenapa pak Maan masih belum datang juga.
Geet " dia akan berada disini segera.
Adi membawa Geet kesamping
Adi " nama tengah dari MK adalah tepat waktu.
Tapi hari ini dia terlambat.
Sesuatu yang besar pasti terjadi padanya
Geet kembali mengingat saat mereka berpelukan.
Disisi lain Maan juga memikirkan kejadian semalam bersama Geet sambil menuangkan susu kedalam cangkirnya.
Maan dalam keadaan linglung karna berpikir tentang Geet, dia duduk dikursi.
Dev datang, dia duduk disamping Maan.
Dev mulai berbicara dengan Maan.
Tapi Maan tidak memperhatikan sampai Dev mnyebuntukan kata sekretaris.
mendengar itu, Maan bangun lalu Dev tertawa.
Dev " aku harus mngatakan kata sekretaris sebelum kakak kembali fokus.
Maan tersenyum sedikit sebelum menyadari apa yang terjadi.
Dan tiba-tiba berdiri , dia mengatakan tidak.
Maan berpikir tentang pekerjaan ,
Maan "aku terlambat
Maan pergi lalu Dev meminta Maan untuk berbicara tetang bisnis dengannya.
Maan " Nanti malam.
Di Kantor Khurana
Adi berjalan kearah Geet dan Pinky
Adi " Mr. Chopra telah menunggu selama 1 jam.
Saat itu Shasa dan Tasha datang.
Shasa " selamat Adi karna kau menjadi sekretaris.
Shasa lalu merubah arah menuju Geet , dia menuduh Geet karna tidak mngingatkan MK tentang pertemuan hari ini.
Geet memberitahu Shasa kalau dia menulis tanggal dikalender.
Tapi dia akan mencoba untuk mnghubungi Maan lagi.
Geet berdiri disamping telepon.
Geet mengumpulkan keberanian untuk menelpon Maan.
Disisi lain ternyata Maan telah berada dikantor.
Geet menelpon Maan , dia dengan suara riang gembira
Geet " pak, kau ada dimanaa.
Agar aku bisa menginformasikan Mr. Chopra keberadaanmu.
Bukannya menjawab, tapi Maan hanya mngingat kejadian semalam saat dia memeluk Geet.
Dia bertanya pada dirinya sendiri " mengapa aku tidak bisa mengendalikan diri ketika aku mendengar suara Geet.
Bagaimana aku akan mnghadapinya.
Geet berdiri disamping telepon
Geet " bapak mngakhiri telepon dengan cepat
Dev dan Naintara
Naintara " Dev apa kau sudah berbicara dengan Maan.
Dev " Maan agak sibuk Jadi aku akan berbicara dengannya besok
Naintara "mengapa kau tidak mngerti.
Semuanya mnunggumu.
Tapi dia masih menunda itu semua.
Apakh kau ingin Jadi benalu sepanjang hidupmu disini.
Dev menegur Naintara.
Tapi Naintara tidak berhenti
Naintara "jika kau tidak mulai bekerja dikantor, kau tidak tahu apa yang akan dilakukan Naintara padamu dan rumah ini.
Aku akan bermain dengan kehidupan orang-orang.
Dev " aku akan berbicara dengan Maan.
Naintara akhirnya diam.
Geet pergi untuk membuka pintu , dia akhirnya menabrak Maan.
Mereka berdua terlihat canggung.
Geet meminta maaf pada Maan.
Geet "kau datang.
Aku pikir kau berada dilift karna itu sebabnya telepon terputus.
lagipula tidak ada sinyal dilift
Maan berusaha sangat keras untuk tidak melihat Geet juga tidak memeluknya.
Geet " Mr. Chopra menunggumu pak diruang rapat.
sekarang kau ada disini
Maan masih merasa benar-benar sangat canggung.
Dia berjalan pergi dengan Geet yang mengikutinya.
Maan tidak menjawabnya saat Geet bertanya tentang Mr. Chopra ,dia membanting pintu ruangannya. Geet tidak tahu apa yang terjadi.
Maan berjalan diruangannya , dia berdiri didekat meja untuk membuat dirinya stabil.
Geet mengetuk pintu , dia memasukkan kepalanya.
Maan "ya..
Geet memasuki ruangan
Geet "pak". lalu dia melihat jasnya.
Geet " jasmu.
Maan " ya.
Geet " itu bagus.
Maan " seperti apa.
Geet " itu bagus tapi kau telah meletakkan kancing dengan salah
Maan berbalik
Maan "eeemmm... Apa ada lagi.
Atau kau akan berdiri disini lalu memperbaiki kancingku juga.
Geet " tidak.
Aku baru saja akan pergi
Geet berbalik
Geet " Mr. Chopra menunggumu.
Maan " Jadi apa sekarang.
Geet mnghibur dirinya sendiri
Geet " aku harus bersikap normal karna Maan tampaknya benar-benar marah karna sesuatu.
Mudah-mudahan malam ini bukan yang terakhir
Maan sibuk mengingat kejadian semalam dengan ekspresi tenang.
Meskipun setelah beberapa saat dia mnggerutu " sialan gadis ini akan membuatku kehilangan akal.
Ketika Mr. Chopra datang , dia berbicara padanya, Maahi Bung dimainkan.
Maan sibuk dengan memikirkan Geet.
Mr. Chopra merasa Maan sedang tidak memperhatikannya.
Maan " peluncuran siap lalu kita hanya menunggu kartu undangan saja.
Mr. Chopra memberitahu Maan kalau Geet telah punya undangan lalu dia harus menyetujuinya.
lalu Mr. Chopra pergi.
Maan sedang berjalan dia benar-benar hilang dari ini.
Dia terus mngingat kata-kata dari Geet, ketika mereka bertatapan muka.
Mereka merasa benar-benar canggung.
Maan mencoba untuk mengabaikan Geet.
Geet lalu pergi.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Geet Episode 52 part 3

0 Response to "Sinopsis Geet Episode 52 part 2 by Yohana"