Sinopsis Madhubala Episode 158 part 1 By Diana
Meera mengatakan bagaimana anaknya sering menangis dan mengatakan bagaimana dia biasa menenangkannya.
Sultan berlinang mata bertanya bagaimana dengan dulu?
Meera pun menyanyi Chanda hai tu
Sultan tersenyum dan meneteskan air mata.
Dia bertanya apakah dia lebih baik?
Dia mengangguk berlinang air mata dan Meera merajuk dia membuatnya menangis.
Dia memohon ampun melipat tangan dan Sultan memegang tangannya dan bilang aku minta maaf karena aku tidak ada di sana dan dia tidak bisa datang pada waktunya untuk dia
Meera berkata Tapi kau melakukan nya walau terlambat.
Dia bilang ini menunjukkan ada begitu banyak cinta di kamu utk ku.
Meera menyeka air matanya dan bilang sekarang tidur seperti anak baik.
Sultan memegang tangan meera dan mengatakan MAA dan Meera mengatakan yaa sayang...
Keesokan paginya Madhu memegang tangan Radha dan mereka semua masuk ke studio Sitara.
Sikky - Dips sampai dan Bittu juga.
Sikky bertanya pada Bittu tentang tokoh perempuan favoritenya, dia bilang kamu.
RK bilang sebelum studio dibuka dan havan dimulai aku mau menunjukkan sesuatu
Semua datang ke tempat havan dan RK menunjukkan foto berukuran besar Mohan Kundra.
Dia bilang aku terlambat untuk memberi ayahnya peng hormatan dan meminta maaf.
Radha mempeRKenalkan foto penuh Mohan Kundra.
Radha mempeRKenalkan potret penuh Mohan Kundra.
Semua tersenyum dan Radha itu terlihat sefih.
Pandita bilang pooja mahurat akan di mulai.
Sikky masih mengejar Bittu dan bertanya meminta hobinya.
Seseorang di luar studio Sitara datang.
Pandit mengatakan mereka hrs melakukan havan untuk perdamaian utk Mohan Kundra.
Sultan melangkah masuk ke dalam studio.
Pandit bilang havan ahuti pertama akan di lakukan oleh anak Mohan.
RK melakukan ahuti dan Sultan pun datang
Sultan datang dan memegang tongkat ahuti, Semuanya kaget.
Madhu menatap Sultan begitu juga Radha-Dips.
RK menatap marah ke sultan.
SINOPSIS SELANJUTNYA :
Sinopsis Madhubala Episode 158 Part 2

0 Response to "Sinopsis Madhubala Episode 158 part 1 By Diana"