Sinopsis Rangrasiya Episode 65 part 1 By Dian
Maayra ak siapa paro rudra?
Segera petugas bsd tiba di tempat, rudra menggigil dan mengatakan ikut bersamaku, dia membawa maayra ke mobil, dia memberinya mantelnya, dia membuatnya memakainya, dia memberi air untuk maayra, dia minum, maayra mengatakan aku baik-baik saja, rudra Kata 20mins kembali, kau memiliki pisau di lehermu, kau memiliki air mata, dia memberinya beberapa buah untuk dimakan dan berkata kalau kau akan baik-baik memakannya, dia makan, maayra bertanya apa perintah baru?
Petugas, rudra mengatakan panggil pamanmu, maayra panggil paman dan
mengatakan aku baik-baik saja, paman mengatakan syukurlah, kamu baik-baik saja, kamu benar, rudra ini, petugas tidak ada gunanya, maayra mengatakan tidak, itu salahku, rudra mengambil risiko dan Menyelamatkanku, paman berkata rothi mengetahui tentang penculikanmu, maayra oh tidak, aku akan memanggilnya, dia meminta rudra kalau dia ingin melakukan panggilan internasional, rudra berkata terus, dia memanggil rohit dan mengatakan aku baik-baik saja, Dia mengatakan kau tidak
perlu datang ke sini meninggalkan proyekmu, aku baik-baik saja, dia berakhir dengan panggilan, rudra dan maayra duduk di mobil, rudra bertanya ialah rohit tunanganmu, dia mengatakan iya, rudra berkata kalau kau berbicara lebih banyak dengan paman kau daripada kau Tunangan, dia mengatakan aku baru saja memberitahunya kalau aku ialah sirip dan memintanya untuk tidak datang ke sini, rudra mengatakan jadi dia tidak akan datang untukmu?
Hanya karena kau berkata kalau tidak datang, maayra berkata
mengapa kau mengajukan pertanyaan bodoh, jawab aku satu pertanyaan yang paro?
Rudra menjadi tegang dan mengatakan tinggalkan, dia mengatakan kenapa, aku jawab semua pertanyaan kau sekarang kau jawab aku siapa paro, rudra memakai musik dan lagu kuch naa kaho mainkan, maayra tersenyum mendengarkannya, rudra bertanya kenapa kau tersenyum, katanya Tak ada yang seperti ini kuch naa kaho bagus, rudra dan maayra berbagi kelopak mata, rudra memadamkan musik.
Maayra mengatakan tidak seperti itu rohit tidak mau datang,
Maayra sedang melihat suntikan ketakutan, rudra meminta maayra untuk menatapku, dia menatapnya, rudra memegang tangannya dan dia tersesat saat dia memberikan suntikannya, dokter berkata hal itu dilakukan, maayra tertegun kalau dia tidak melakukannya.
Tidak merasakannya saat melihat rudra, Maithili melihat semua ini, rudra memegang tangan maayra.
Dokter berkata kepada maayra kalau suntikan itu memiliki efek tidur sehingga kau harus tidur, dokter akan pergi, rudra juga mulai pergi tapi maayra
menghentikannya dan memberinya jaketnya, Maayra berkata kepada aku apa yang akan kau lakukan jika kau berada di tempat rohit , Rudra berkata kalau aku akan datang kepada kau dari Inggris atau ke atas dan akan memukul wajah orang yang mencoba untuk menyentuh maka aku akan memegang tangan kau akan membawa kau bersamaku, maayra hanya menatapnya, dhruv datang ke sana dan berkata kau disuntikkan jadi ambil cokelat ini,
rudra datang ke Maithili dan berkata untuk tidur dengan dhruv karena dia harus mengawasi maayra malam ini, Maithili berkata tapi apakah kau akan tidur di kamar orang asing, rudra berkata orang asing?
Apa yang sudah terjadi padamu, aku pikir kau menyukainya, kau biasa menyuruh aku untuk tidak bertarung dengannya, aku ialah penjaga tubuhnya dan tugas aku untuk melindunginya.
Maithili menghentikan rudra dan berkata kalau aku pikir apa yang terjadi salah, rudra bertanya apakah menurut kau aku akan melakukan sesuatu yang salah?
Hentikan saja dan pergi ke dhruv, Maithili setuju dan pergi.
Maayra berbaring tertidur, dia ingat bagaimana rudra memeluknya, dia ingat bagaimana rudra berkata kalau dia akan datang untuknya dari mana saja, rudra datang ke sana, maayra menjadi takut, rudra bertanya mengapa kamu tidak tidur sampai sekarang, maayra mengatakan aku punya Tidur di mataku tapi aku tidak mengerti, kepalaku sakit, rudra akan segera pergi, dia bertanya kemana kamu pergi, rudra mengatakan aku akan membawa sesuatu untukmu,
maayra mengatakan tidak, jangan pergi, duduk disini, Rudra tegang menatapnya, dia duduk, maayra mengatakan ngobrol denganku, rudra mengatakan tidak ada yang bisa dibicarakan, maayra tersenyum melihat rudra, rudra tanya apa yang kamu lihat?
Dia bangkit dan hampir jatuh tapi rudra memeganginya dan berkata itu sebabnya aku meminta kau untuk tidur, dia
melihat noda di keningnya dan berkata kalau kau pasti bertengkar dengan anak yang tidak bersalah, Berapa banyak jahitan yang didapat orang yang kamu kalahkan?
Rudra mengatakan tanyakan padanya sendiri sebagai anak itu ialah sumer, Maayra berkata apa, maayra terluka di jarinya, rudra menyeka darahnya dan memintanya untuk tidur, dia mengatakan tidak dan mengatakan aku tidak akan mengembalikan jaketmu saat aku merasa nyaman
dan aman Seperti aku merasa aman saat berada disekitarku, rudra kaget melihatnya, dia secara romantis melihat rudra, rudra berpaling, dia mengatakan jangan pergi, rudra mengatakan aku tidak pergi, maayra mengatakan kenapa kau takut, aku Jangan takut, kan, rudra mengatakan aku tidak takut, maayra datang sangat dekat dengan rudra dan berkata ada sesuatu di antara kita, keajaiban di antara kita, rudra terlihat di matanya.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 65 Part 2

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 65 part 1 By Dian"