Sinopsis Rangrasiya Episode 48 part 1 By Dian
Paro " Aku bahkan tidak tahu bagaimana memakai kompor ini, jadi Rudra membantu dan tidak ada yang menyukaiku, dia suka membenci, kami memiliki kebencian di antara kami tapi bahkan saat itu dia membantuku, hubungan kami berlawanan.
Mala " segalanya berlawanan di rumah ini, Ibu mertua membawa menantunya tapi di sini menantu membawa mertuanya dan mencoba agar setiap orang menerimanya.
Paro " Jangan mengatakan seperti ini, kau biasa mengatakan kalau kita bisa menghadapi masalah dengan senyuman
Mala " disini masalahnya ialah aku.
Paro " anakmu begitu jauh darimu, kamu sangat menginginkannya, kamu bisa memiliki kebencian di hatimu tapi kamu tidak melakukan itu, malah kamu mencintaiku seperti ibuku, aku tidak tahu apa yang terjadi disini 15 tahun yang lalu, tapi aku yakin kalau seorang wanita yang mencintai anak lain karena anaknya sendiri tidak dapat meninggalkan anaknya seperti ini, karena itulah aku membawa mertuaku ke rumah ini untuk memberikan hak dan cinta yang pantas kepadanya.
Di meja makan, Maithili sedang menyiapkan makanan, dia meminta Sunehri untuk duduk dengan tenang
Samrat " apa yang sedang kamu lakukan?
Maithili " Jika bibi Mala duduk bersama lalu?
Paro membawa Mala kesana, semuanya tegang.
Danveer berkata kepada Maithili kalau Mohini tidak akan melakukannya.
Maithili " tidak, Paro yang akan melayani bibi Mala.
Dilsher melihat kursi Rudra.
Mala dan Dilsher bertanya tentang Rudra.
Paro " aku akan datang.
Paro mengambil makanan dan pergi ke Rudra.
Sunehri " Bibi, kak Samrat membawa hadiah untuk semua orang karena mendapat keuntungan dalam bisnisnya, dia akan membawakan juga untuk bibi lain kali.
Samrat setuju.
Paro datang ke Rudra.
Paro " mari kita makan, sesudah menjadi menantu rumah ini pekerjaan yang paling sulit ialah membuatmu makan yang seperti anak kecil.
Rudra tidak makan.
Paro " Baik, aku tidak akan makan juga.
Rudra " kamu selalu bersikap keras kepala.
Paro " Mengapa hanya aku yang keras kepala?
Rudra " menurutmu itu lelucon?
Paro " tidak, aku tahu itu bukan lelucon karena itulah aku melakukan ini.
Rudra " pergi dari sini tapi aku tahu kau tidak akan pergi, maka aku yang akan pergi.
Rudra akan pergi tapi manglasutra jatuh, Paro mengambilnya.
Paro " Apa itu untukku?
Rudra " Siapa lagi?
Rudra mengambil dari Paro dan memasukkannya ke dalam saku.
Paro " kenapa kamu tidak memberikannya?
Rudra " aku akan memberimu tapi kemudian aku melihatmu dengan wanita yang menghancurkan setiap hubungan denganku 15 tahun yang lalu, mungkin untukmu juga satu-satunya benang dan kau juga akan menghancurkannya.
Paro melihatnya.
Paro " mengapa kau berhenti Rudra?
Katakan lagi.
Jika gunung berapimu menimpaku, maka biarlah, aku akan tahan jika itu memberimu kedamaian.
Paro pergi dari sana dan Rudra frustrasi.
Paro pergi dari sana dan Rudra frustrasi.
Paro kembali ke meja makan.
Maithili " Dimana Rudra?
Mohini datang ke sana bersama Sumer.
Danveer ingat bagaimana dia menghadapi Sumer karena dia mencoba membunuh Dilsher dan Rudra dan bagaimana dia menampar dan mengusirnya keluar rumah.
Mohini memegang tangan Sumer dan membuatnya duduk di meja makan
Danveer " apa yang sedang kamu lakukan mohini?
Mohini " Sumer, aku membuat makanan favoritmu, buka saja mulutmu dan tutup telingamu.
Sumer " Ibu akan membuatku makan dengan tangan ibu.
Mohini " sebaiknya aku menggunakan kaki.
Rudra datang ke sana, Mohini akan menyuapi Sumer.
Danveer " bagaimana dia masuk rumah, aku sudah mengusirnya, bagaimana kau membawanya ke sini?
Mohini " seperti orang-orang dengan cerdik membawa kuda-kuda berlari lagi di rumah (mengejek Mala), aku juga membawa anakku.
Sumer, wanita yang duduk di depanmu ialah tai (bibi dari ayah) dan masi (bibi dari ibu).
Sesudah makan malam tanyakan padanya bagaimana cara lari dari rumah lalu kembali lagi ke rumah, mungkin kau membutuhkannya.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 48 Part 2

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 48 part 1 By Dian"