Sinopsis Rangrasiya Episode 43 part 2 By Dian
Laila " apa maksudmu?
Tejawat mendekat.
Tejawat " aku harus menunjukkannya padamu.
Maithili bertanya pada Paro apa yang terjadi.
Paro " mungkin Rudra marah
Maithili " tidak,aku melihat kebenaran dengan kata-katanya,mungkin dia tidak tahan dengan apa yang dia katakan dan keluar,dia sudah banyak berubah,sekarang kebahagiaan akan datang dalam hidupmu.
Paro " mengapa kakak terlihat tegang.
Apa bibi mengatakan sesuatu?
Maithili tidak mengatakan apa-apa
Paro " Kakak memusatkan perhatian pada keluarga,kakak selalu ada untuk memecahkan masalahku.
Maithili " aku akan melepas mata jahat dari adik perempuanku.
Dia melepas bumbu dengan rempah-rempah.
Paro " aku takut kalau semuanya terjadi sesuai keakan maka sesuatu yang buruk akan terjadi.
Maithili " Kau harus berpikir positif.
Paro akan pergi,Samrat datang dan mengatakan ini ialah hadiah untuknya dan Rudra.
Maithili " Samrat mendapatkan kesuksesan pertama dalam bisnis barunya.
Paro " Aku ucapkan selamat kepadamu.
Rudra menegur ayahnya mengapa ia harus terlibat dalam masalah keluarga Mohini.
Dilsher " Jadi kau juga berpikir kalau aku salah dalam memberikan uang pada Samrat?
Rudra " tidak,tapi seharusnya kau mengatakannya.
Kau memberikannya sehingga kau akan berurusan dengan mohini,aku melakukan kesalahan dengan kemari,kita harus mengambil rumah baru
Dilsher " tidak,kita ialah keluarga,15 tahun,kita jauh dari rumah,keluarga semuanya,mungkin sekarang semuanya baik-baik saja.
Mulai memiliki harapan,berharap memiliki kekuatan.
Rudra berpikir.
Dilsher " hari ini ialah poonum,ingat kamu dulu melompat melihat bulan purnama di masa kanak-kanak,belajar untuk memiliki harapan dari hubungan,harapan bukan musuh
Rudra pergi.
Paro datang dan bertanya tentang rudra
Dilsher " mungkin dia ada di teras,dia suka melihat bulan purnama.
Paro datang ke teras.
Rudra " aku menunggumu.
Paro " Ayah mengatakan kepadaku kalau kamu suka melihat bulan purnama tapi kamu mengatakan kalau bulan hanyalah bola untukmu dengan noda.
Rudra " itu kadang-kadang.
Aku mengambil cuti untuk bersamamu karena dokter akan melihat matamu,berada disekitarmu,aku tidak tahu kenapa dan jangan bertanya padaku.
Paro " saat ayahku masih ada,kami biasa tidur di bawah bulan.
Rudra " bulan memberi harapan,itu membuat kita merasa kita tidak sendiri,dia ada di sana untuk merawat kita,aku menghabiskan banyak malam sendirian,di padang pasir dimana hanya ada aku dan bulan ini saja.
Aku juga biasa tidur dengan ibuku dan dilsher yang biasa tidur di dalam karena nyamuk.
Paro " jika kau merasa sakit,jangan membaginya denganku.
Rudra " Aku ingin berbagi rasa sakitku denganmu,aku tidak pernah membagikannya dengan siapapun.
Aku merasa ingin berbicara denganmu karena aku percaya padamu dan aku ingin kamu mempercayaiku.
Saat aku mengatakan kalau aku tidak ingin Laila datang di antara kita,maksudku ialah.
Paro " Aku memiliki kepercayaan penuh padamu.
Rudra duduk di ayunan.
Rudra " Aku biasa berbaring di sini lalu ibu biasa datang dan duduk bersamaku.
Paro duduk di sana.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 43 Part 3

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 43 part 2 By Dian"