Sinopsis Baru

Sinopsis Rangrasiya Episode 30 part 4 By Dian


Sinopsis Rangrasiya Episode 30 part 4 By Dian
Rudra " kamu selalu bilang kalau kamu tidak bersalah,bagaimana dengan penghinaan itu saat kamu bilang kamu mencintaiku di depan orang dan sekarang kamu tinggal di rumahku,kamu membuktikan kalau kau tidak berdosa dan aku ialah orang yang kejam bermain dengan perasaanmu,tapi sekarang kau akan mengatakan kalau semua takdir,semua takdir yang duduk di bus didepanku,takdir kalau aku menyelamatkanmu dari suami palsumu.
takdir kalau kau bersamaku tapi takdirmu ialah nasib burukku,sesudah bertemu denganmu,aku harus kehilangan seragamku karenamu,aku tidak pernah kalah dalam perang tapi kalah di rumahku.
Aku kalah karenamu Paro.

Rudra " Dewi Parvati mengambil 7 kelahiran untuk memenangkan Dewa Shiwa,tapi kamu berhasil menyelesaikannya dalam beberapa hari.

Paro " percayalah aku tidak mempublikasikan berita ini,aku hanya memintamu mengisi sindoor di maangku.

Rudra " Aku mengatakan hal yang sama,aku akan mengisi maangmu sekarang.

Mohini " apa yang sedang kau lakukan?

Rudra " pernikahan.

Rudra pergi ke kuil rumah.

Rudra " kita harus mengatur segalanya dari rumah.

Rudra mengambil barang dari sana.

Rudra " bagaimana dengan kare kafan?

Rudra mengambil pot untuk itu,dia meletakkan pakaian di pot.

Paman " apa yang sedang kau lakukan?

Rudra " Kalian semua ialah tamu tapi aku tidak punya apa-apa untuk kalian,tetapi aku mulai menempel padamu jika kai menginginkan keterikatan itu sehingga tetap berada di luarnya.

Rudra mengatakan kepada Paro untuk membiarkannya menikah,dia memberi minyak dalam pot dan mengatakan kalau ingin berlari kencang di sini,dia pergi untuk berdoa.

Rudra " Aku tidak tahu apa yang masih harus didoakan,mari kita mulai pernikahannya,aku akan membawa kayu.

Maithili mencoba untuk menghentikannya tapi Samrat menghentikannya.
Rudra memecah kursi bibi untuk kayu,dia berteriak pada Rudra.

Rudra " Ini akan jadi api.

dia memakai dupatta membuat api dan membawanya ke pot,dia menyalakan api di kawah dan mengatakan kalau pernikahan dengan Rudra dan Paro.

Rudra mematahkan chari,dia menaruh kayu di pot.

Rudra " kita butuh pendeta tapi dalam pernikahan ini sudah cukup untuk segalanya,sekarang kita butuh api.

Rudra ke kuil dan menyalakan api dupatta,dia memindahkan dupatta di ronde yang memiliki api.
Paro khawatir,dia menaruh api di pot dan havan kund sudah siap.

Rudra " Bukankah kau ingin menikah,ingin menjadi satu denganku?

Paro " Tapi tidak seperti ini.

Rudra mendekat ke bahunya.

Rudra " Katakan lagi,kau memiliki masalah dengan ini juga,setiap kali kau menginginkan gayamu,tapi sekarang ini ialah gaya Rudra,tidak ada drama lagi,kita akan melakukan pernikahan secara langsung.

Rudra meletakkan dupatta di lehernya dan mengikatnya dengan Paro.
Dia memegang tangannya dan mulai mengambil pheras.

Rudra " 1 pheras 1 janji kalau untuk cinta butamu akan kau lakukan,jangan meminta apapun dariku,janji 2 kalau sepertimu tidak pernah mempercayaiku,kau tidak akan pernah meminta kepercayaan dariku,janji ke 3 kalau aku akan selalu jauh dari kecantikanmu,janji ke 4 kalau seperti rasa hormatku sudah direnggut,jiwaku berteriak tapi tidak ada yang mendengarkan sama seperti caramu akan menjerit seumur hidup tapi tidak ada yang akan yang mendengarkan.
Janji kelima kalau hubungan kita akan seperti yang tidak pernah kau bayangkan dalam mimpi terburukmu,janji ke 6 kalau aku akan menjawab keras kepalamu dengan keras kepalaku,berjanji kalau kau tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan dan aku tidak akan membiarkanmu bahagia dan sekarang hanya pheras 8 untukmu.

Rudra menarik Paro ke arahnya dan mengambil phera sambil memeluknya.

Rudra " Rudra tidak akan pernah menjadi Paro.

Rudra meninggalkannya,dia membawa sindoor.

Rudra " Kau menginginkan sindoor di maangmu.

Rudra meletakkan sindoor di dahi paro dan melempar kotaknya,Paro menutup matanya,dia menunjukkan pada mangalsutra (benang) dan mengikatnya di lehernya,Paro menangis melihat dia.

Rudra " Selamat untuk pernikahanmu Mrs Rudra Pratap Ranawat,ayo bertepuk tangan dan terimakasih karena sudah menikah.

Rudra pergi ke kamarnya.
Paro merasa pusing dan jatuh di tanah,Maithili meminta Sunehri untuk membawa air,Mohini tidak bisa bereaksi,Maithili memberinya air.

Paman " dia melakukan itu dalam kemarahan dan kakak tidak ada di sini.

Mohini " itu ialah rencana kalau dia tidak ada disini,dia datang ke rumah ini untuk menulis nama di sini,rudra menikahi dia,sekarang saudaramu akan datang dan berkata oh apa yang terjadi,sekarang biarkan dan beri mereka restu.
Sekarang sesudah beberapa saat gadis kecil akan berlari kesana-kemari,kamu ingat Dilsher mengatakan kalau pertama Rudra akan menikah dan dia akan memiliki cucu,sekarang apa yang kalian semua lihat,mari pergi dari sini.

Semua pergi.
Danveer kembali.

Danveer " apa yang terjadi tidak berjalan baik,tapi sebenarnya kau sekarang ialah menantu rumah ini dan kami akan menyambutmu seperti menantu perempuan.

Maithili,Samrat dan Sunehri hadir dengan pooja thali.
dia meminta paro untuk bangun,mereka mengambil Paro ke gerbang dan menempatkan kalos di depannya,Maithili melakukan aarti pada Paro.
Paro menyentuh kaki paman,dia memberkati dia untuk pernikahannya,Paro menyentuh kaki maithili,dia memeluknya
Maithili " Aku tidak mempunyai apapun untuk diberikan,tapi semoga Tuhan memberimu segalanya.

Sunehri juga memeluknya,Paro melempar kalasy dan masuk,dia meletakkan kaki di air merah dan akan segera masuk,Rudra datang.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 31 Part 1

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 30 part 4 By Dian"