Sinopsis Rangrasiya Episode 28 part 4 By Dian
Mayor " Rudra pratap ranawat terpapar di barat, bisakah kau kemari?
Rudra melamun.
Aman menyadarkan dia.
Rudra datang di atas panggung dan mendapat medali, mayor meminta Rudra untuk mengatakan beberapa patah kata.
Rudra " beberapa waktu yang lalu aku ditanyai mengenai misi ini, aku bingung dengan apa yang harus dilakukan kecuali di sana.
Ada satu orang yang mengatakan kalau dia ada bersamaku dan aku bangga akan hal itu, aku berterimakasih kepada teman itu.
Aman tersenyum dan mengangguk.
Rudra " terima kasih kepada semua tentara yang tidak bersama kami, aku akan memenuhi tugasku, medali ini bukan milikku, ini milik semua perwira, semua orang India, medali ini berasal dari ayahku.
Jai hind (Hidup India)
Paro datang ke sana di aula dan berteriak.
Rudra sangat terkejut, dia turun dari panggung.
Paro ingat Thakurain mengatakan kalau dia akan datang untuk menjadikanmu miliknya, dia ingat melempar boneka ke arah rudra, bagaimana dia mengisi Dahinya (maang) tanpa sadar, mereka saling pandang.
Rudra " apa yang kamu lakukan disini?
Paro " Aku di sini untuk memberitahumu kalau ini penting bagiku.
Rudra " Kau harusnya berada di jalan jaipur sekarang, apa yang kau lakukan di sini?
Paro " Aku tidak akan pergi ke mana pun, aku sudah belajar banyak darimu dan belajar kalau seharusnya tidak pernah lari dari masalah dan keteganganku.
Kau tidak tegang, jadi mengapa aku harus pergi darimu?
Rudra " apa yang kau katakan?
Paro menunjukkan bonekanya kepada Rudra, Rudra terkejut.
Rudra " Aku menyuruhmu untuk tidak menyentuh itu.
Paro " aneh, apa yang jadi milikku kamu sudah membuatnya menjadi milikmu.
Paro " Apa yang seharusnya menjadi milikmu, kamu berjuang dariku lari dariku, pernahkah kamu berpikir mengapa gadis itu memberimu boneka ini?
Rudra " kenapa kamu ingin tahu?
Paro " aku Tidak ingin tahu, aku ingin memberitahumu, hari itu sangat panas dan di bawah sinar matahari ada air mata di mata anak laki-laki itu seperti hujan, air mata itu memberi pesan kalau dia tidak menderita sendiri, dia merasa sakit juga, ada orang lain.
Rasa sakit, dia harus memberitahunya untuk memiliki kesabaran dan menanggung rasa sakit tapi dia tidak punya apa-apa, dia hanya punya boneka, jadi berikan itu pada anak laki-laki itu.
Pertemuan 15 tahun itu aku ingat sepertimu.
Rdra tertegun.
Paro " aneh kalau kau memanggil boneka ini sebagai milikmu dan tidak membiarkanku menyentuhnya melainkan ialah milikku, itu menjadi milikmu seperti aku menjadi milikmu.
Rudra menjadi emosional.
Rudra " ini ialah bonekamu?
Paro " itu terhubung untuk menunjukkan kalau kau bukan musuhku kecuali penyelamatku, seperti kita bersama saat kita tidak menginginkannya, Dalam nasib kita untuk bersama, aku tidak akan pergi ke manapun karena aku berdiri di tempat yang seharusnya berada bersamamu.
Selesaikan pertarungan ini, ini tidak bagus.
Paro melihat sekeliling yang semua orang melihatnya.
Paro " Aku dari keluarga konservatif, kami tidak mengatakan pembicaraan hati di depan semua orang, kami tidak meminta jodoh kami untuk menerima kami tapi aku harus datang ke depan, aku harus mengatakan kalau Parvati hanya bisa dilakukan di seluruh dunia, Parvati ialah Rudra dan akan selalu ada.
Paro menunjukkan kotak sindoor.
Paro " Kau menerimaku saat membuatku milikmu, aku tidak dilahirkan untuk tinggal bersama orang atau siapa, itu salah dengan hubungan kita, menerimaku yang utama.
Waktunya kalau Rudra harus menerima Paronya karena Parvati tidak dapat dimiliki siapa pun, buatlah aku menjadi milikmu.
Rudra memegang tangannya, Paro tersenyum.
Dia melemparkan sindoor ke atas dan beberapa jatuh di kepala Paro, dia terkejut.
Rudra memegang tangan Paro dan membawanya pergi dari sana.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Rangrasiya Episode 29 Part 1

0 Response to "Sinopsis Rangrasiya Episode 28 part 4 By Dian"