Sinopsis Baru

Sinopsis Anandhi Episode 1789 by Yohana


Sinopsis Anandhi Episode 1789 by Yohana
Gangga datang Mannu mengatakan bahwa dia mengganggu Aku.
Gangga memintanya untuk tidak mengganggunya.
Pooja minta maaf dan memberi catatan.
Mannu mengambil dan mengatakan itu sangat membantu.
Daun pooja
Anandi dengan senang hati mengira akan mendapatkan putrinya Nandini.
Dia melihat wanita berjalan menjaga pot / kalash di kepala mereka dan berjalan.
Menurutnya Nandini pasti sudah dewasa dan matanya berlinang air mata.
Dia mengingat Nandini kecil itu.
Dia ingat Akhira Singh menyambar Nandini dari tangannya dan kata-katanya.
Dia pikir dia tidak akan membiarkan putrinya pergi jauh darinya.
Dia berdoa kepada Devimaa untuk membuatnya bertemu dengan putrinya.

Sopir memberi tanduk saat cewek sedang berjalan di jalan.
Pampodi memanggilnya Nimboli.
Anandi melihat wajahnya saat dia berbalik.
Anandi tersenyum melihatnya membawa pot di kepalanya.
Nimboli dengan susah payah mencoba berjalan.
Pampodi memintanya untuk datang.
Anandi meliriknya.
Nimboli juga menatapnya.


Anandi melihat sekilas Nandini / Nimboli dari mobilnya,
sementara yang terakhir berjalan di jalan sambil menyimpan kalasy di kepalanya untuk puja.
Anandi tersenyum.
Harki berbalik, tapi tidak melihatnya.
Mereka menaiki tangga candi.
Guru menegur anak-anak dan meminta mereka untuk duduk.
Dia meminta semua orang untuk mengeluarkan buku pekerjaan rumah mereka.
Abhi membuka tasnya dan melihat koran bukan buku catatan.
Abhi khawatir.
Temannya mengatakan kepada gurunya bahwa Abimanyu membawa koran tua.
Abhi bilang aku benar-benar tidak tahu.
Guru bertanya mengapa Kau tidak mengerjakan pekerjaan di rumah?
Abhi mengira kenakalan ini dilakukan oleh Shivam.
Aku tidak akan meninggalkannya.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 1790

0 Response to "Sinopsis Anandhi Episode 1789 by Yohana"