Sinopsis Anandhi Episode 1626 by Yohana
Kakek memintanya untuk berhenti dan mengatakan bahwa adalah hak anak untuk memberikan api.Dia bilang itu hak Amol.
Anoop mengatakan tapi Amol bukan darah Shiv.
Kakek mengatakan Shiv menerimanya sebagai anaknya,
jadi karena itulah Amol akan memberinya api.
Kakek menghentikan Anoop untuk menembakar mayat Shiv
dan mengatakan bahwa hanya Amol yang berhak menjadi anaknya.
Anoop mengatakan Amol bukan putra Shiv dengan darah.
Kakek mengatakan bahwa hubungan dilakukan dengan hati.
Pendeta mengatakan Amol memiliki hak untuk memberikan api.
Amol mengambil tongkat api dan mengingat saat-saat yang dihabiskan bersama ayahnya.
Kakek memintanya untuk datang dan membuatnya memberi agni / api ke mayat Shiv.
Semua orang menangis.
Di malam hari, Anandi melihat mainan yang dibawa oleh Shiv sebelum kematiannya.
Dia mengingat Shiv memberi tahu selamat tinggal kepada bayinya
dan merasakan tendangan mereka.
matanya berkaca-kaca.
Dia memegang fotonya dan berkata
Dia tidak bisa hidup tanpa dia
Anandi memeluk fotonya.
Subhadra datang dan memintanya untuk berhati-hati.
Dia menghiburnya dan mengatakan bahwa Kau tidak bisa bertarung dengan takdir.
Dia meminta Anandi untuk hidup tanpa Shiv sebagai janda.
Anandi kaget.
Subhadra menunjukkan saree putihnya dan mengatakan bahwa ini adalah takdirmu sekarang.
Subhadra memintanya untuk memakainya.
Ira datang dan mengambil saree dari tangannya.
Ira bertanya apa yang kamu lakukan.
Istri seorang martir selalu menikah.
Subhadra mengingatkannya bahwa Shiv sudah meninggal dan seorang wanita janda harus mengenakan pakaian jenis ini.
Dia memintanya untuk berpikir menjadi ibu Shiv.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 1627
Sinopsis Anandhi Episode 1627

0 Response to "Sinopsis Anandhi Episode 1626 by Yohana"