Sinopsis Anandhi Episode 1618 by Yohana
Teroris menunjukkan bomnya.
Shiv mengatakan tidak ada yang akan menembak.
Shiv mencoba untuk alasan dengan dia untuk menyerah.
Teroris meminta dia untuk membiarkannya pergi.
Rajeev diam saja meninggalkan tempat itu.
Shiv mengatakan dia akan berbicara dengan pemerintah.
Teroris mengatakan bahwa dia tidak datang untuk mengemis,
tapi ingin melenyapkan orang-orang.
Shiv kaget.
Anak-anak meminta Shiv untuk membiarkannya pergi.
Shiv memintanya untuk memahami sudut pandangnya.
Rajeev melompat ke arahnya dari belakang dan mengarahkan pistol ke kepalanya.
Dia merenggut pistol dan menembakkan ke kaki Rajeev.
Rajeev terjatuh.
Teroris meminta Shiv untuk membiarkannya pergi.
Dia melempar bom dan lolos.
Rajeev mengatakan kepada Shiv bahwa teroris tidak akan luput.
Shiv bilang iya
Ira datang ke kamar Anandi dan melihat ruangan itu didekorasi.
Anandi mengatakan kepadanya bahwa dia merasa aneh dan resah.
Ira meminta dia untuk makan makanan dan istirahat.
Anandi bilang dia akan makan setelah lapar.
Ira memberinya elaichi dan menyalakan TV.
Reporter tersebut bercerita tentang Shiv yang mengejar teroris untuk menangkapnya.
Shiv mengikutinya.
Teror teroris menembakkan Shiv.
Teroris datang ke teras dan menunggu helikopter.
Dia menembakkan peluru pada Shiv.
Keduanya bertatap muka dan saling menjatuhkan dahi masing-masing.
Dia bilang kamu akan bertobat.
Shiv bilang aku akan membuatmu mencapai tempat yang tepat.
Shiv hendak menembakkan peluru itu,
tapi senapannya peluru pendek.
Mereka mulai bertengkar.
Shiv mengeluarkan kemejanya dan memukulnya.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 1619
Sinopsis Anandhi Episode 1619

0 Response to "Sinopsis Anandhi Episode 1618 by Yohana"