Pagi harinya
Keluarga paakhi berbicara dengan keras membuat anshuman terbangun dan susah tidur kembali.
Anshuman " ini seperti tidur di jalanan.
Anshuman membuka pintu dan melihat chutki.
Chutki " kau telah bangun.
Anshuman bingung, chutki memberitahu bibi paakhi kalau anshuman telah bangun.
Semua mengatakan anshuman telah bangun.
Anshuman bertemu semua orang di pintu dan bingung.
Rasa Terkejut Keluarga Mendengar Ashuman Setuju Menikahi Kembali Paakhi
Anshuman bingung melihat semua orang.
Anshuman masuk dan menutup pintunya.
Anshuman " mungkin mereka ingin mengalahkan saya.
Raghu meminta anshuman ke kamar mandi untuk mandi.
Anshuman sedang memakai shampo, dan menjatuhkan ember yang berisi air.
Chutki datang dan tertawa.
Paakhi datang dan memberikan air.
Anshuman melihat paakhi.
Paakhi memberikan kendinya dan pergi
Anshuman masuk kekamarnya.
Paman paakhi masuk.
Anshuman " kau harusnya mengetuk pintu dulu sebelum masuk.
Paman paakhi membawa kain untuk dipakai anshuman.
Paman paakhi " ini bukan sari ini doti, pakaian khas pria desa ini.
Paman paakhi membantu memakaikannya.
Anshuman memegang surat cerai.
Anshuman " saya setuju untuk mereka untuk mengambil tanda di kertas-kertas ini, tapi sekarang tidak lagi, sekarang waktunya telah tiba.
Anshuman datang dan melihat persiapan pernikahan.
Paakhi datang dengan para wanita menggenakan pakaian pernikahan.
Raghu " mereka memberinya Pakhi selamanya saat ia datang untuk mengambil Pakhi. Dia meminta maaf kepadanya karena kemarahan mereka. Anshuman terkejut. Raghu mengatakan pergi, mengambil istri Anda dengan Anda. Pakhi tersenyum.
Kakak ipar paakhi sedang memberi arti kepada anshuman.
Anshuman bingung, ia masih memegang surat cerai itu.
Anshuman melepas shorban nya dan marah.
Ibu dipti " saya punya pertanyaan untuk nyonya rathore.
Paakhi berdiri.
Ibu dipti " bagaimana rasanya untuk kembali ke seseorang yang menikah Anda dan meninggalkan Anda, apakah Anda tak berdaya sebagai gadis yang tidak punya harga diri
ibu Dipti ini mengatakan kalau Anshuman memiliki anak dan istri keduanya pun Lenyap, dan dia datang kepada Anda setelah Dia lenyap.
Ibu dipti " katakan, beritahu kepada semuanya.
Paakhi mengambil mic nya dengan tersenyum.
Paakhi " Anda tahu perbedaan antara kebanggaan dan ego. Suami saya Anshuman tidak datang saya selama bertahun-tahun, tapi aku nit pergi ke dia untuk mendapatkan hak saya, itu kebanggaan saya, tapi hari ini dia datang dan mengatakan semuanya benar untuk semua orang, jadi aku merasa dia datang untuk mengambil saya, ada tidak boleh ada ego antara suami dan istri.
Girish tepuk tangan dan mengatakan ya, hebat.
Semua orang bertepuk tangan
Girish " jadi nyonya rathore, pergilah ke atas panggung dan berdiri dengan suamimu untuk menerima penghargaan.
Paakhi pergi keatas panggung.
Paakhi berdiri di samping anshuman dan mengambil penghargaan.
Anshuman melihat ibu dipti dan pergi.
Mereka sampai dirumah, para pelayan mengucapkan salam.
Anshuman memperkenalkan kepala pembantu yaitu maa ji kepada paakhi.
Anshuman " dia merawat saya sejak saya masih kecil.
Maa ji memberi salam kepada paakhi dan begitupun paakhi sebaliknya.
Paakhi memberi salam kepada para pelayan.
Paakhi berjalan masuk...
Paakhi berhenti pintu masuk dan berdoa ingin dia terus rasa hormat dari keluarga selalu dan melakukan tugasnya dengan baik.
Paakhi melihat lihat rumah.
Maa ji memintanya untuk duduk.
Paakhi duduk dan mengobrol.
Paakhi meminta maa ji untuk mengantarnya melihat lihat rumah.
Paakhi memegang patung kuda silver.
Maa ji bilang untuk berhati hati, anshuman sangat menyukainya, ini dari afrika selatan.
Paakhi melihat foto foto keluarga dan bertanya.
Paakhi " maa ji, dari semua foto ini, tidak adakah foto ibunya.
Maa ji " ya tidak ada.
Maa ji dan paakhi masuk ke kamar anak.
Maa ji " ini ialah kamar tuan ayaan, putranya tuan anshuman.
Paakhi tersenyum.
Paakhi memegang foto ayaan.
Lavanya berbicara kepada anshuman tentang malam pertama suami istri dan meminta Anshuman berhati-hati dan menghindari Pakhi.
Maa ji datang dan mengatakan paakhi berada di kamar anshuman.
Lavanya " semoga yang terbaik.
Paakhi melihat kamarnya.
Paakhi mengambil patung dewi dan meletakannya di dekat lampu kecil.
Paakhi berdoa dan mendengar suara telepon.
Paakhi mengangkat teleponnya.
Kakak ipar paakhi " sekarang kau ingat kakak iparmu, aku pikir setelah kau kesana kau akan melupakan semuanya disini, karena itu kau tidak menelpon kami.
Raghu " apa kau bahagia "
Paakhi " sangat bahagia, disini semuanya sangat menyayangiku, dan kau tahu rumahnya sangat besar.
Kakak ipar paakhi mengambil teleponnya dan meminta raghu untuk pergi.
Kakak ipar paakhi " kau tau kan suami istri memperkuat hubungan ialah hari ini, kau taukan maksudku.
Paakhi malu dan menutup teleponnya.
Paakhi mengambil handuk dan tidak sengaja sarinya mengenai radio.
Paakhi tidak tahu cara mematikaannya.
Lagu romantis pun di mainkan.
Paakhi membiarkan radio itu dan menaruhnya.
Paakhi masuk ke kamar mandi dan membuka jepitan rambutnya.
Paakhi membuka jepitan rambutnya dan mengerai rambutnya.
Anshuman berpikir bagaimana untuk menyingkirkan Pakhi.
Paakhi melihat lihat kamar mandi.
Anshuman " bagaimana saya bisa mengatakan padanya kalau saya tidak memiliki perasaan untuk dia.
Paakhi memutar kerannya, airnya keluar deras, paakhi mencoba untuk mematikannya tapi tidak bisa.
Paakhi memutar keran dan air keluar dari atas.
Paakhi dapat memberhentikannya.
Ia basah kuyup.
Anshuman masuk ke kamar dan mendengar suara dari radio, paakhi mengeringkan sarinya.
Anshuman mengambil radionya
Paakhi keluar dari kamar mandi dengan basah kuyup.
Anshuman melihatnya.
Pelayan datang membawa susu untuk anshuman dan meletakannya di meja, pelayan pun pergi.
Paakhi maju anshuman mundur .
Paakhi mengambil bajunya, Dan berjalan pergi.
Sari paakhi tersangkut dan berpikir anshuman yang memeganya.
Paakhi melihat kebelakang dan ternyata sarinya tersangkut.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Paakhi Episode 5
Keluarga paakhi berbicara dengan keras membuat anshuman terbangun dan susah tidur kembali.
Anshuman " ini seperti tidur di jalanan.
Anshuman membuka pintu dan melihat chutki.
Chutki " kau telah bangun.
Anshuman bingung, chutki memberitahu bibi paakhi kalau anshuman telah bangun.
Semua mengatakan anshuman telah bangun.
Anshuman bertemu semua orang di pintu dan bingung.
Rasa Terkejut Keluarga Mendengar Ashuman Setuju Menikahi Kembali Paakhi
Anshuman bingung melihat semua orang.
Anshuman masuk dan menutup pintunya.
Anshuman " mungkin mereka ingin mengalahkan saya.
Raghu meminta anshuman ke kamar mandi untuk mandi.
Anshuman sedang memakai shampo, dan menjatuhkan ember yang berisi air.
Chutki datang dan tertawa.
Paakhi datang dan memberikan air.
Anshuman melihat paakhi.
Paakhi memberikan kendinya dan pergi
Anshuman masuk kekamarnya.
Paman paakhi masuk.
Anshuman " kau harusnya mengetuk pintu dulu sebelum masuk.
Paman paakhi membawa kain untuk dipakai anshuman.
Paman paakhi " ini bukan sari ini doti, pakaian khas pria desa ini.
Paman paakhi membantu memakaikannya.
Anshuman memegang surat cerai.
Anshuman " saya setuju untuk mereka untuk mengambil tanda di kertas-kertas ini, tapi sekarang tidak lagi, sekarang waktunya telah tiba.
Anshuman datang dan melihat persiapan pernikahan.
Paakhi datang dengan para wanita menggenakan pakaian pernikahan.
Raghu " mereka memberinya Pakhi selamanya saat ia datang untuk mengambil Pakhi. Dia meminta maaf kepadanya karena kemarahan mereka. Anshuman terkejut. Raghu mengatakan pergi, mengambil istri Anda dengan Anda. Pakhi tersenyum.
Kakak ipar paakhi sedang memberi arti kepada anshuman.
Anshuman bingung, ia masih memegang surat cerai itu.
Anshuman melepas shorban nya dan marah.
Ibu dipti " saya punya pertanyaan untuk nyonya rathore.
Paakhi berdiri.
Ibu dipti " bagaimana rasanya untuk kembali ke seseorang yang menikah Anda dan meninggalkan Anda, apakah Anda tak berdaya sebagai gadis yang tidak punya harga diri
ibu Dipti ini mengatakan kalau Anshuman memiliki anak dan istri keduanya pun Lenyap, dan dia datang kepada Anda setelah Dia lenyap.
Ibu dipti " katakan, beritahu kepada semuanya.
Paakhi mengambil mic nya dengan tersenyum.
Paakhi " Anda tahu perbedaan antara kebanggaan dan ego. Suami saya Anshuman tidak datang saya selama bertahun-tahun, tapi aku nit pergi ke dia untuk mendapatkan hak saya, itu kebanggaan saya, tapi hari ini dia datang dan mengatakan semuanya benar untuk semua orang, jadi aku merasa dia datang untuk mengambil saya, ada tidak boleh ada ego antara suami dan istri.
Girish tepuk tangan dan mengatakan ya, hebat.
Semua orang bertepuk tangan
Girish " jadi nyonya rathore, pergilah ke atas panggung dan berdiri dengan suamimu untuk menerima penghargaan.
Paakhi pergi keatas panggung.
Paakhi berdiri di samping anshuman dan mengambil penghargaan.
Anshuman melihat ibu dipti dan pergi.
Mereka sampai dirumah, para pelayan mengucapkan salam.
Anshuman memperkenalkan kepala pembantu yaitu maa ji kepada paakhi.
Anshuman " dia merawat saya sejak saya masih kecil.
Maa ji memberi salam kepada paakhi dan begitupun paakhi sebaliknya.
Paakhi memberi salam kepada para pelayan.
Paakhi berjalan masuk...
Paakhi berhenti pintu masuk dan berdoa ingin dia terus rasa hormat dari keluarga selalu dan melakukan tugasnya dengan baik.
Paakhi melihat lihat rumah.
Maa ji memintanya untuk duduk.
Paakhi duduk dan mengobrol.
Paakhi meminta maa ji untuk mengantarnya melihat lihat rumah.
Paakhi memegang patung kuda silver.
Maa ji bilang untuk berhati hati, anshuman sangat menyukainya, ini dari afrika selatan.
Paakhi melihat foto foto keluarga dan bertanya.
Paakhi " maa ji, dari semua foto ini, tidak adakah foto ibunya.
Maa ji " ya tidak ada.
Maa ji dan paakhi masuk ke kamar anak.
Maa ji " ini ialah kamar tuan ayaan, putranya tuan anshuman.
Paakhi tersenyum.
Paakhi memegang foto ayaan.
Lavanya berbicara kepada anshuman tentang malam pertama suami istri dan meminta Anshuman berhati-hati dan menghindari Pakhi.
Maa ji datang dan mengatakan paakhi berada di kamar anshuman.
Lavanya " semoga yang terbaik.
Paakhi melihat kamarnya.
Paakhi mengambil patung dewi dan meletakannya di dekat lampu kecil.
Paakhi berdoa dan mendengar suara telepon.
Paakhi mengangkat teleponnya.
Kakak ipar paakhi " sekarang kau ingat kakak iparmu, aku pikir setelah kau kesana kau akan melupakan semuanya disini, karena itu kau tidak menelpon kami.
Raghu " apa kau bahagia "
Paakhi " sangat bahagia, disini semuanya sangat menyayangiku, dan kau tahu rumahnya sangat besar.
Kakak ipar paakhi mengambil teleponnya dan meminta raghu untuk pergi.
Kakak ipar paakhi " kau tau kan suami istri memperkuat hubungan ialah hari ini, kau taukan maksudku.
Paakhi malu dan menutup teleponnya.
Paakhi mengambil handuk dan tidak sengaja sarinya mengenai radio.
Paakhi tidak tahu cara mematikaannya.
Lagu romantis pun di mainkan.
Paakhi membiarkan radio itu dan menaruhnya.
Paakhi masuk ke kamar mandi dan membuka jepitan rambutnya.
Paakhi membuka jepitan rambutnya dan mengerai rambutnya.
Anshuman berpikir bagaimana untuk menyingkirkan Pakhi.
Paakhi melihat lihat kamar mandi.
Anshuman " bagaimana saya bisa mengatakan padanya kalau saya tidak memiliki perasaan untuk dia.
Paakhi memutar kerannya, airnya keluar deras, paakhi mencoba untuk mematikannya tapi tidak bisa.
Paakhi memutar keran dan air keluar dari atas.
Paakhi dapat memberhentikannya.
Ia basah kuyup.
Anshuman masuk ke kamar dan mendengar suara dari radio, paakhi mengeringkan sarinya.
Anshuman mengambil radionya
Paakhi keluar dari kamar mandi dengan basah kuyup.
Anshuman melihatnya.
Pelayan datang membawa susu untuk anshuman dan meletakannya di meja, pelayan pun pergi.
Paakhi maju anshuman mundur .
Paakhi mengambil bajunya, Dan berjalan pergi.
Sari paakhi tersangkut dan berpikir anshuman yang memeganya.
Paakhi melihat kebelakang dan ternyata sarinya tersangkut.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Paakhi Episode 5

0 Response to "Sinopsis Paakhi Episode 4 by Yohana"