Sinopsis Geet Episode 67 part 2 by Yohana
Geet sampai di suatu tempat yang cukup seram yang di janjikan Maan padanya.
Geet terus memanggil Maan lalu kemudian menabraknya.
Geet berteriak.
Maan menutup Mulutnya , dia melihat gaun geet.
Geet tersadar.
Geet " aku berfikir kita akan pergi ke hotel ....
Geet akan pergi lalu Geet tersandung dan Maan memegangnya.
Maan mengangkat tubuhnya lalu membuatnya duduk dan melepaskan sandal.
Maan " apa itu ...
Geet " kau suka wanita yang memakai sepatu hak tinggi kan.
Maan " apakah itu adalah untuk mengesankanku.
aku telah terkesan dengan kesederhanaanmu.
Maan meminta dia untuk mengingat pertemuan pertama.
Maan bicara dalam hati " bagaimana aku akan memulainya.
Maan " akhiri pertengkaran ini, setiap kali kita berbicara dan ketika kita duduk seperti ini tidak ada kata-kata yang bisa di ungkapkan, aku tidak perlu memaksamu lalu aku telah meninggalkan seluruh hidupku di depan, aku akan menunggu seumur hidup dan bukan untukku tapi untuk kita ....
Geet terharu , dia menutup mulutnya sendiri.
Geet meminta dia untuk berhenti dan mulai menangis.
Maan " aku pikir kau ingin mengatakan perasaanmu tapi di sini kau menangis,maafkan aku.
Maan menghapus air matanya.
Geet " kau jangan meminta maaf, itu bukan salahmu tapi itu salahku.
Geet " jika aku memiliki hak untuk merasakan cinta untuk seorang pria,apakah aku memiliki hak untuk memilih orang lain yang akan hidup bersamaku.
Maan " Ya.
Kau memiliki hak.
Geet " itu bukan hanya hidupku tapi hidup anakku juga,Ini tidak mudah lalu kau adalah pria baik dan kau akan menemukan gadis baik, masa depanmu ada di sana, yang murni dan tidak membingungkanmu.
Maan " tidak ada seseorang yang lebih murni dari pada dirimu,aku mungkin tidak memahamimu sebelumnya.
Maan terus mengatakan kekagumannya pada geet.
Geet tidak bisa mengatakan apa-apa.
Maan " aku bingung dan sedikit sulit untuk memahamimu.
Geet kesal.
Geet " aku telah memberitahumu sebelumnya.
Geet akan pergi.
Maan kembali memegang tangannya.
Maan " kebingunganmu ialah cara barumu untuk pergi,aku suka caramu pergi dan hal itu akan menarik untuk hidup bersamamu.
Geet " aku juga memiliki keluarga yang tidak tahu apa-apa tentangku.
Geet " besok ialah pertunangan kita, apa yang akan terjadi jika mereka menanyakan tentang keluargaku.
Maan " aku tidak peduli tentang siapa pun karena aku telah siap mengatakan kepada nenek,tidak ada yang lain kecuali kita.
Geet " mengapa kau begitu baik lalu kau telah melakukan banyak hal untukku dan aku tidak bisa memberikan apa-apa padamu, kecuali satu ,Dan itu adalah kalung suci ini.
Geet memakaikan di leher Maan.
Maan " kalung ini akan selalu menyatukan kita.
Geet " akan selamanya.
Mereka mengambil sumpah.
Maan " dari sekarang, hari akan mulai denganmu dan berakhir denganmu.
Geet juga mengulangi hal yang sama dan memeluknya.
Di kantor.
Dev bersama Meera menunggu Geet.
Dev berfikir untuk menceritakannya pada maan.
Mereka memikirkan kalau satu-satunya cara yang mereka miliki ialah mereka mencari tahu alamat dari pinky.
Meera akhirnya mengambil file dan melihat foto.
Meera " siapa dia.
Dev " dia Geet.
Meera " aku telah bertemu dia,bahkan berbicara bersamanya.
Meera ingat pertemuan itu.
Meera " dia ialah seorang gadis yang menatap kedepan dan tidak datang untuk membalas dendam darimu.
Maan bersama Geet kembali ke rumah.
Geet mengeringkan rambutnya.
Geet " terima kasih tuhan karena aku telah mendapatkan kembali kebahagiaan dalam hidupku, karena aku telah melupakan apa kebahagiaan, saat aku berjuang dalam hidupku.
Geet membuka tirai.
Geet ingat kata-kata Maan tentang memulai hari dengan dia.
Geet turun ke bawah.
Geet melihat MK di belakang pilar , dia menatapnya.
Maan menatapnya juga, ketika itu savitri datang untuk memperkenalkan geet pada teman kitty.
Savitri " geet semua ingin bertemu gadis yang bertunangan dengan MK.
Maan bersembunyi di balik pilar lalu melihat mereka.
Savitri memberikan hadiah pada geet.
Savitri " kau tahu,setelah bertahun-tahun keinginanku akan menjadi kenyataan, hidup MK dan keluarga kami akan ada kebahagiaan.
MK tersenyum.
Savitri " geet, semua perhiasan itu diberikan kepadaku oleh mertuaku, sekarang aku memberikan ini padamu sebagai penghormatan keluarga dan kehormatan padamu.
Geet mengambil berkah dari nenek, dan melihat MK, Maan berpose seolah memberkati dia seperti Dewa RAMA.
Savitri melihat geet karna Geet sering melihat keluar.
Savitri " geet....
Savitri pergi untuk melihat apa ada seseorang di balik pilar tetapi MK berpindah tempat dan sembunyi.
Savitri " tidak ada siapapun di sini.
Geet melihat lagi MK memberikan isyarat.
Geet " ya tidak ada siapapun.
Meera datang dari belakang.
Meera " maan apa yang kau lakukan ..
Maan " bagaimana kau bisa ada disini ..
Meera " kau bertanya padaku sekarang karena aku di sini, bahkan setelah mengetahui aku di kota ini, kau tidak datang dan bertemu denganku.
MK " tidak seperti itu, aku sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak bisa datang.
Meera " ya aku tahu alasanmu, ngomong-ngomong Selamat ya atas pertunanganmu.
Maan " apakah kau datang untuk menemui dev.
Meera menyangkal.
Meera " dia mengurus kantor sepertimu sibuk pada pengaturan,aku datang untuk menemui nenek,apakah kau tahu di mana nenek.
Maan " nenek ada bersama tunanganku.
Meera " tunanganmu di sini dan kau lupa untuk mengenalkannya padaku.
bahkan kau tidak mengatakan kalau dia ada di sini.
Maan " Apa kau ingin melihatnya, di sana dia, Geet.
Meera langsung terkejut.
Maan " tidakah dia cantik ..
Meera " ya....
Meera pergi dari sana.
MK kembali menatap geet.
Meera berjalan seperti orang yang tidak punya tenaga.
Meera " dia tunangan MK, bagaimana jika MK tahu tentang masa lalunya ..
MK memberi sinyal pada geet untuk keluar.
Geet menolak lalu melihat.
Maan " kau telah merubah wajahmu, aku memanggil untuk pekerjaan penting,Jangan seperti itu.
Maan memutuskan untuk masuk.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Geet Episode 67 part 3

0 Response to "Sinopsis Geet Episode 67 part 2 by Yohana"