Sinopsis Geet Episode 53 part 4 by Yohana
Lalu tidak lama Tasha datang lagi membawa yang Maan inginkan tapi kali ini bukan hanya satu berkas namun ada banyak berkas.
Tapi semuanya salah.
Ketika itu bayangan Geet muncul lagi.
Maan benar-benar sangat frustasi.
Sesudah itu Maan memberikan Tasha dikte.
Namun karena Maan terlalu cepat Tasha tidak menulis.
Dan lagi-lagi bayangan Geet muncul lalu memperlihatkan kepada Maan dikte yang dia sudah tulis. Maan tersenyum kepadanya.
Ketika itu Maan berteriak kepada Tasha untuk belajar dari Geet.
Tasha terkejut.
Maan berteriak untuk mnyuruh Tasha pergi.
Maan sangat frustasi pada dirinya sendiri.
Diruangan Shasa
Maan datang , dia berteriak kepada Shasa dan Tasha
Maan " apa kalian mencoba untuk mngatakankepadaku kalau tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan jika Geet tidak ada.
Terlalu banyak orang, terlalu banyak kebingungan.
Aku bisa mendpatkn lebih banyak pekerjaan saat presentasi dihutan.
Sesudah itu Maan pergi.
tidak lama Shasa mendapat telepon.
Ternyata itu dari Nenek.
Nenek menelpon menanyakan kepada Shasa apakah Maan sudah pergi untuk presentasi.
Shasa mngatakan kalau Maan akan pergi ke hutan untuk berkemah.
Nenek senang mngetahui hal itu kalau Maan tidak ada dirumah sehingga dia bisa mnyelesaikan pekerjaannya tentang Geet.
Di kamar Maan.
Geet takut, dia menutup pintu, dan pergi tidur dengan memegang tongkat untuk keselamatan dirinya.
Geet bicara dalam hati " aku harus berhati-hati karena tidak ada pak maan di sini, karna dia yang bisa menyelamatkanku.
MK pulang.
Saat itu Maan melihat Geet sedang tidur di tempat tidurnya.
Maan bicara dalam hati " mengapa aku tidak dapat melupakan geet dari pikiranku.
MK melamun, pergi lalu duduk di samping tempat tidur geet.
Maan berpikir kalau itu hanya khayalannya.
Maan " aku benar-benar sudah kehilangan akal, aku melihat geet di setiap tempat, aku akan pergi lalu memeriksakan diri ke dokter besok.
Maan tidur di samping geet.
Maan bersama geet saling berebut selimut.
Geet memegang tangan maan lalu berpikir itu pinky.
Geet " Pinky kenapa kau ada di sini.
Mereka Sama-sama bangun.
MK menyadari kalau itu benar-benar geet.
Geet berteriak lalu berpikir bahwa maan adalah pencuri, geet mulai memukul Maan, dengan bantal, dia memukulnya dengan tongkatnya.
Geet berhenti memukulnya sejenak.
Geet " apa itu sakit.
Maan " ya.
Geet mencoba untuk memukul lagi.
Maan berteriak
Maan " Geet,hentikan....
Geet tidak percaya begitu saja, akhirnya maan memegang tangannya, lalu menutup mulut Geet dengan tangannya lalu Maan lampu menyala dan Geet tahu dia MK.
Maan bersama Geet terlihat canggung.
Kemudian mereka sama-sama melompat mengambil baju dan dupatta.
Geet menempatkan dupatta lalu Maan memakai bajunya.
Ekspresi berubah di wajah mereka lalu keduanya mulai berdebat.
Geet meminta maan untuk meninggalkan kamarnya.
Maan " ini adalah rumahku juga kamarku.
Geet mulai tertawa.
Maan " aku akan membuktikan ini ialah kamarku.
tapi Maan menyadari bahwa semua barang-barangnya sudah menghilang.
Geet bicara dalam hati " aku sudah menderita terutuma saat aku meninggalkan pekerjaan.
Geet memegang tangan Maan, Geet menarik Maan untuk keluar.
Saat itu maan mendekati Geet.
Geet sedikit gugup.
Maan mengemas barang-barang Geet lalu melemparnya keluar.
Tapi geet kembali masuk ke dalam melalui jendela.
Maan marah ketika Dia sudah mengetahui kalau neneknya lah yang memberikan Geet pekerjaan juga kamarnya.
Maan memutuskan untuk menemui nenek.
Naintara bersama Dev berada di ruangnya lalu Dev sedang bekerja.
Dev mulai bosan , dia melempar berkas ke meja.
Dev mendekati Naintara.
Naintara mulai mengatakan rencana jahatnya untuk Dev.
Saat itu Maan datang dengan ekspresi marah.
Dev bersama naintara terkejut lalu berpikir maan sudah mendengar pembicaraannya.
Dev menanyakan tentang luka di dahinya Maan.
Maan mengingat saat geet memukulnya dengan tongkat.
Maan membuat alasan atas luka di kepalanya.
Maan " dimana Nenek.
Naintara " nenek sudah tidur lihatlah ini sudah Jam 3 pagi.
Maan menyadari kalau sudah jam 3 pagi , dia kembali ke rumah tamu.
Geet sedang membereskan barang-barangnya saat itu dia melihat maan.
Geet segera menutup pintu lalu menguncinya.
Maan meminta Geet untuk membuka pintunya.
Mereka kembali berdebat.
Geet " aku akan mendapatkan sekertaris lain untukmu,tapi pergilah dari sini.
Geet tidak mendengar jawaban dari maan , dia berpikir maan sudah pergi.
Maan mendobrak pintu.
Maan menendangnya berkali-kali.
Geet kaget.
Maan akhirnya berhasil membuka pintu , dia jatuh tepat di bawah geet.
Geet mengejek maan.
Maan " kau tidak istimewa.
Geet berjalan menjauh dari maan, Maan memegang dupatta-nya, kemudian menarik dupata Geet secara perlahan.
Mereka semakin dekat.
Mereka kembali saling berpandangan.
Geet meminta maan untuk membiarkan dia pergi.
Maan tersadar.
Maan " aku tidak memegang dupatamu lagi.
Maan meminta Geet untuk pergi.
Geet bersikeras
Geet " aku tidak akan pergi.
Geet mencoba untuk menakut-nakuti Maan tetapi itu sia-sia.
Geet mencoba untuk pergi Maan menarik punggungnya.
Geet segera berlari lalu turun ke ruang tamu untuk menelpon savitri.
Maan mencoba untuk menghentikannya.
Mereka berebut telepon.
Geet menyembunyikan telepon di belakang punggungnya.
Maan mencoba untuk mengambil telepon, mereka kembali berpandangan lagi.
Maan " Savitri adalah Nenekku.
Geet terkejut karna mengetahui kebenaran tentang savitri.
Maan " kau tahu sekarang kalau ini ialah kamarku, sehingga bawa barang-barangmu lalu keluar dari sini.
Geet " aku berbicara hal yang buruk tentang maan pada nenek, tapi dia tidak mengatakan sepatah kata pun, aku bahkan sudah memanggil maan Raavan dengan 10 kepala penjahat .
Maan " kau menyebutku raavan.
jika otakmu bekerja dengan lambat maka lebih baik kau buang saja otakmu itu.
Geet " terserah apa katamu,tapi aku tidak akan pergi lalu kau tidak bisa mengusirku keluar,nenek sudah memberiku pekerjaan jadi hanya nenek yang dapat memecatku, aku tidak akan pergi, jika ada yang harus pergi dari sini itu adalah kau.
Maan kesal.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Geet Episode 54 part 1

0 Response to "Sinopsis Geet Episode 53 part 4 by Yohana"