Sinopsis Geet Episode 51 part 4 by Yohana
Mereka bahkan saling menatap saat mereka berdiri bersebelahan.
Maan kembali tersadar lalu terlihat bingung.
Geet benar-benar polos , dia mengatakan "pak aku datang pak.
Kau melihat kalau aku tidak takut siapapun atau peduli pada siapapun.
Kau melihat kan bagaimana aku berteriak
Geet mnghentikan kata-katanya ketika dia mnyadari kalau Maan tampak malu juga marah.
Maan terus menatap Geet sampai Geet mnyelesaikan kalimatnya.
Maan langsung berpaling.
Geet "kau memberitahu aku kalau aku harus memiliki keyakinan dalam diriku.
Lihatlah aku melakukan apa yang kau katakan.
Maan tidak peduli.
Maan bicara dalam hati "kenapa mataku mencari Geet sbelumnya.
Lalu ketika dia didepanku...
Maan jadi bingung pada dirinya sendiri lalu sebelum Geet mngatakn apa-apalagi, Maan berjalan dan pergi.
Geet mngikuti Maan.
Mereka menuju meja.
Maan mngeluarkan kursi untuk duduk.
Tapi Geet duduk ditempatnya.
Geet " pak, duduklah.
Ini meja kita.
Ada nama kita juga
Terjadi masalah ketika Geet bertengkar dengan manajer hotel.
Cara kurang ajar manajer hotel menghina Maan.
Maan pergi tanpa makan malam.
Maan sendiri juga bertengkar dengan Geet itu juga masalah yang berbeda.
Maan membawa Geet keluar hotel.
Geet " kau gagal untuk memahami setelah semua apa yang aku inginkan.
Pertama kau mengatakn jangan perduli dengan apa yang orang katakan.
Membela hak-hakmu.
Laluketika aku berjuang hak-hakku, kau malah membawa aku keluar
Maan "semua yang aku katakan untuk memperjuangkan hak-hakmu sendiri.
Aku belum memintamu untuk membuat drama
Geet merasa sedih.
Maan "apa kau akan duduk atau aku akan menyeretmu lagi.
Geet pergi lalu duduk.
Geet melihat AC lalu Maan mematikannya.
Maan tersenyum untuk dirinya sendiri lalu mengingat dalam pikirannya semua yang dia katakan pada manajer hotel tentang dhaaba.
Geet melihat Maan tersenyum lalu dia bertanya " mengapa kau tersenyum seperti itu.
Geet yakin kalau Maan mngolok-oloknya karna manajer.
Maan " tidak, aku hanya berpikir tentang manajer.
Komentarmu pada makanan tidak akan mempengaruhi karirnya karna kau membandingkan hotel bintang lima dengan dhaaba
Geet "makanannya tidak enak pak.
Dhaaba yang terbaik
Lalu kemudian Geet ingat kalau Maan pasti tidak pernah makan Dhaaba.
Maan " tolong ketika aku bisa memasak sendiri saat berkemah dihutan mengapa aku tidak bisa makan Dhaaba
Geet " kau hidup dengan api denga air saja baik di Hindi maupun dimanaapun.
Kau tidak bisa hidup dilingkungan terbuka.
Kau hanya cocok dibintang lima dimana hanya ada satu jatah
Maan mendengar semuanya dengan diam.
Maan " tidak.
tidak seperti itu.
Geet " kalau bgitu mari kita pergi unutuk makan disana
Maan " tidak
Geet "apakah kau takut.
Maan merasa diremehkan lalu mnghentikan mobil dan dengan cepat kembali ke Dhaaba.
Geet berjalan penuh semangat tapi Maan ragu-ragu.
Geet kembali ke arah Maan
Geet "kau takut.
Aku tahu itu.
Kau tidak nyaman duduk disini.
Jika kau ingin, kita bisa kembali
Maan " Apa maksudmu.
Kau benar berpikir seperti itu atau apa.
Aku tidak takut
Maan mulai berjalan.
Maan melihat kesana kemari lalu terlihat gelisah.
Geet berada dibelakangnya, dia memberi tanda untuk Maan untuk duduk.
Ketika Maan duduk dia hampir saja terjatuh.
Seorang pelayan datang untuk bertanya apa pesanan mereka.
Maan " apa daftar menu tidak ada.
Pelayan " tidak ada
Geet tersenyum, lalu kemudian memesan makanan.
Maan terkejut saat mendengarnya karna Geet meminta banyak makanan padahal hanya untuk 2 orang.
Maan " Apa itu untuk 2 orang.
Geet " mengapa pak.
Apa Itu tidak cukup.
Kita bisa memesan lebih lagi
Geet benar-benar akan melakukannya.
Maan " aku tidak suka untuk membuang-buang makanan.
Maan tidak nyaman saat disana.
Dua anak datangd an berlari disekitarnya.
Geet " Hay.
Mereka memuji duppatanya Geet.
Anak itu mengatakan hay untuk Maan.
Maan " ok.
Salah satu anak " dia orang aneh.
dimanaa kau menemukannya.
Geet " tidak seperti itu.
Dia benar-benar orang yang tinggal di Mansion di Delhi.
bagaimanapun itu ini adalah kami.
Mereka tidak tau caranya untuk tertawa atau menyapa
Maan berekpresi kesal.
Geet sadar apa yang dia katakan.
Kedua anak itu berlari ke arah Maan lalu bertanya "mengapa kau memakai mantel.
Apa kau kedinginan.
Maan melepaskannya karna dia merasa kesal.
Anak-anak itu terus membuat Maan kesal dengan pertanyaan-pertanyaannya.
Geet " apa kau suka dengan anak-anak.
Maan mngatakan tidak.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Geet Episode 52 part 1

0 Response to "Sinopsis Geet Episode 51 part 4 by Yohana"