Sinopsis Anandhi Episode 462 by Yohana
Gehna datang ke kamar dan membawa air minum.
Vasant mengatakan tentang pembicaraannya dengan Lal Singh dan Bhairon.
Vasant " Kemungkinan besar kita masih bisa memiliki anak sendiri.
Gehna merasa gembira.
Vasant " Tapi kita harus melakukan tes terlebi dulu.
Gehna setuju.
Gehna merasa ragu untuk mengatakan ini pada Kalyani.
Vasant " Kita tidak perlu berbicara dengan ibu,jika tesnya bagus baru kita akan memberitahu berita baiknya.
Anandi akan mengetuk pintu kamarnya sambil mengingat perkataan Shiv.
Anandi merasa khawatir.
Anandi " Tidak, aku tidak bisa melakukannya.
Anandi berlari dari depan kamarnya dan memasuki ruang perpustakaan.
Anandi merasa ketakutan.
Anandi tiba tiba mengingat perkataan Sumitra sebelum menikah dengan Shiv.
Anandi memutuskan untuk menelpon rumah.
Jagdish sedang merenung sambil mengingat perkataan Lal Singh mengenai kesehatan Sumitra.
Jagdish mencoba untuk menelpon rumah.
Kalyani mengangkatnya.
Kalyani " Halo, siapa ini.
Jagdish terdiam mendengar suara Kalyani.
Anandi sedang berusaha menelpon rumah namun tidak bisa.
Anandi terus menelpon tapi tidak bisa.
Anandi " Kenapa teleponnya sibuk terus,
aku tidak akan tenang sebelum berbicara dengan ibu.
Di Jaitsar.
Kalyani masih berbicara di telepon.
Kalyani " Siapa yang menelpon namun dia tidak ingin berbicara.
Kalyani terus berbicara di telepon.
Kalyani menyadari kalau Jagdish yang menelpon.
Kalyani " Kau Jagdish.
Jagdish terburu buru menutup teleponnya.
Kalyani merasa bahagia karena Jagdish menelpon.
Shiv mulai mencari Anandi di rumah.
Shiv menuruni tangga dan melihat lampu perpustakaan menyala.
Shiv memasuki perpustakaan dan melihat Anandi manaruh kepalanya di meja.
Shiv " Anandi, kenapa kau disini.
Anandi mendengar perkataan Shiv langsung menutup matanya.
Shiv mendekat dan memegang Anandi.
Anandi pura pura tertidur.
Shiv menggendong Anandi ke kamar.
Shiv membaringkan Anandi di tempat tidur sambil menatapnya sebentar.
Shiv memandang seluruh kamar yang sudah dihias dan tampak kecewa.
Shiv mengunci pintu dan memandang Anandi.
Shiv memberi Anandi selimut lalu mematikan lilin.
Anandi membuka matanya dan sedih melihat Shiv.
Shiv ingin ke tempat tidur.
Anandi segera menutup matanya kembali.
Shiv duduk di tempat tidur dan memandangi Anandi.
Shiv ingat perkataannya kepada Anandi.
Dengan penuh rasa kecewa, Shiv akhirnya tidur.
Shiv tidur membelakangi Anandi.
Anandi membuka matanya dan merasakan perasaan Shiv.
Anandi meneteskan air mata.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 463
Gehna datang ke kamar dan membawa air minum.
Vasant mengatakan tentang pembicaraannya dengan Lal Singh dan Bhairon.
Vasant " Kemungkinan besar kita masih bisa memiliki anak sendiri.
Gehna merasa gembira.
Vasant " Tapi kita harus melakukan tes terlebi dulu.
Gehna setuju.
Gehna merasa ragu untuk mengatakan ini pada Kalyani.
Vasant " Kita tidak perlu berbicara dengan ibu,jika tesnya bagus baru kita akan memberitahu berita baiknya.
Anandi akan mengetuk pintu kamarnya sambil mengingat perkataan Shiv.
Anandi merasa khawatir.
Anandi " Tidak, aku tidak bisa melakukannya.
Anandi berlari dari depan kamarnya dan memasuki ruang perpustakaan.
Anandi merasa ketakutan.
Anandi tiba tiba mengingat perkataan Sumitra sebelum menikah dengan Shiv.
Anandi memutuskan untuk menelpon rumah.
Jagdish sedang merenung sambil mengingat perkataan Lal Singh mengenai kesehatan Sumitra.
Jagdish mencoba untuk menelpon rumah.
Kalyani mengangkatnya.
Kalyani " Halo, siapa ini.
Jagdish terdiam mendengar suara Kalyani.
Anandi sedang berusaha menelpon rumah namun tidak bisa.
Anandi terus menelpon tapi tidak bisa.
Anandi " Kenapa teleponnya sibuk terus,
aku tidak akan tenang sebelum berbicara dengan ibu.
Di Jaitsar.
Kalyani masih berbicara di telepon.
Kalyani " Siapa yang menelpon namun dia tidak ingin berbicara.
Kalyani terus berbicara di telepon.
Kalyani menyadari kalau Jagdish yang menelpon.
Kalyani " Kau Jagdish.
Jagdish terburu buru menutup teleponnya.
Kalyani merasa bahagia karena Jagdish menelpon.
Shiv mulai mencari Anandi di rumah.
Shiv menuruni tangga dan melihat lampu perpustakaan menyala.
Shiv memasuki perpustakaan dan melihat Anandi manaruh kepalanya di meja.
Shiv " Anandi, kenapa kau disini.
Anandi mendengar perkataan Shiv langsung menutup matanya.
Shiv mendekat dan memegang Anandi.
Anandi pura pura tertidur.
Shiv menggendong Anandi ke kamar.
Shiv membaringkan Anandi di tempat tidur sambil menatapnya sebentar.
Shiv memandang seluruh kamar yang sudah dihias dan tampak kecewa.
Shiv mengunci pintu dan memandang Anandi.
Shiv memberi Anandi selimut lalu mematikan lilin.
Anandi membuka matanya dan sedih melihat Shiv.
Shiv ingin ke tempat tidur.
Anandi segera menutup matanya kembali.
Shiv duduk di tempat tidur dan memandangi Anandi.
Shiv ingat perkataannya kepada Anandi.
Dengan penuh rasa kecewa, Shiv akhirnya tidur.
Shiv tidur membelakangi Anandi.
Anandi membuka matanya dan merasakan perasaan Shiv.
Anandi meneteskan air mata.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 463

0 Response to "Sinopsis Anandhi Episode 462 by Yohana"