Sinopsis Anandhi Episode 444 by Yohana
Anandi dan Shiv melakukan ritual rasam.
Daddu memberikan Shiv pedang.
Daddu " Kau harus menggeser piring ke depan Anandi menggunakan pedang ini, Anandi akan mengambil semua piring yang sudah kau geser.
Iravati " Anandi, apa kau tahu arti ritual ini. Ritual ini sebagai simbol, jika kau tidak melakukannya dengan benar maka kau dan Shiv akan mengalami pertengkaran setiap hari.
Anandi tersenyum.
Shiv mulai melakukan ritual.
Anandi mengumpulkan semua piring.
Anandi hampir menjatuhkan semua piring namun berusaha menyeimbangkannya.
Anandi berhasil melakukan ritual itu.
Anandi memberikan piringnya ke Iravati.
Iravati bahagia dan memberkati Anandi.
Iravati " Kau akan selalu merawat keluarga, jika ada masalah, kau harus bisa menyelesaikannya tanpa ada yang tahu.
Daddu membuat lelucon.
Daddu " Aku rasa Anandi mulai takut.
Iravati " Kau bukanlah menantuku, tapi kau adalah putriku.
Sanchi tidak senang mendengarnya.
Iravati mengambil cincin hidung pada rok Anandi dan memberikannya sebagai hadiah.
Anandi mengambil berkat Iravati.
Shiv " Mahi, aku tahu apa yang kau pikirkan.
Semua orang tertawa.
Iravati dan Meenu " Kau sudah mendapat hadiah terbaik di dunia ini.
Shiv " Apa kau mendengar itu Anandi. Aku memiliki hadiah terbaik dan itu untuk seumur hidupku.
Anandi tersipu malu.

Keluarga melakukan ritual aarti.
Mereka mengambil berkat dewa.
Anandi menaruh cairan merah di tangannya dan menempatkan di dinding.
Di Jaitsar.
Gehna sedang memasak sambil mengingat kembali ritual vidaai Anandi.
Gehna menangis.
Sumitra datang.
Gehna " Setiap kali aku bekerja, Anandi selalu ada disampingku dan membantuku, aku terbiasa untuk itu, sekarang aku merasa kesulitan tanpa Anandi.
Gehna pergi.
Makhan masuk ke dapur.
Makhan " Nyonya, aku sudah membeli beberapa sayuran.
Sumitra " Taruh disana.
Makhan menaruhnya dan berdiri melihat Sumitra.
Sumitra " Makhan, mengapa kau masih berdiri, apa yang kau pikirkan.
Makhan " Aku merasa kehilangan nyonya Anandi, dia selalu melakukan pekerjaan ini setiap pagi.
Makhan pergi.
Sumitra terlihat sedih.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 445
Anandi dan Shiv melakukan ritual rasam.
Daddu memberikan Shiv pedang.
Daddu " Kau harus menggeser piring ke depan Anandi menggunakan pedang ini, Anandi akan mengambil semua piring yang sudah kau geser.
Iravati " Anandi, apa kau tahu arti ritual ini. Ritual ini sebagai simbol, jika kau tidak melakukannya dengan benar maka kau dan Shiv akan mengalami pertengkaran setiap hari.
Anandi tersenyum.
Shiv mulai melakukan ritual.
Anandi mengumpulkan semua piring.
Anandi hampir menjatuhkan semua piring namun berusaha menyeimbangkannya.
Anandi berhasil melakukan ritual itu.
Anandi memberikan piringnya ke Iravati.
Iravati bahagia dan memberkati Anandi.
Iravati " Kau akan selalu merawat keluarga, jika ada masalah, kau harus bisa menyelesaikannya tanpa ada yang tahu.
Daddu membuat lelucon.
Daddu " Aku rasa Anandi mulai takut.
Iravati " Kau bukanlah menantuku, tapi kau adalah putriku.
Sanchi tidak senang mendengarnya.
Iravati mengambil cincin hidung pada rok Anandi dan memberikannya sebagai hadiah.
Anandi mengambil berkat Iravati.
Shiv " Mahi, aku tahu apa yang kau pikirkan.
Semua orang tertawa.
Iravati dan Meenu " Kau sudah mendapat hadiah terbaik di dunia ini.
Shiv " Apa kau mendengar itu Anandi. Aku memiliki hadiah terbaik dan itu untuk seumur hidupku.
Anandi tersipu malu.

Keluarga melakukan ritual aarti.
Mereka mengambil berkat dewa.
Anandi menaruh cairan merah di tangannya dan menempatkan di dinding.
Di Jaitsar.
Gehna sedang memasak sambil mengingat kembali ritual vidaai Anandi.
Gehna menangis.
Sumitra datang.
Gehna " Setiap kali aku bekerja, Anandi selalu ada disampingku dan membantuku, aku terbiasa untuk itu, sekarang aku merasa kesulitan tanpa Anandi.
Gehna pergi.
Makhan masuk ke dapur.
Makhan " Nyonya, aku sudah membeli beberapa sayuran.
Sumitra " Taruh disana.
Makhan menaruhnya dan berdiri melihat Sumitra.
Sumitra " Makhan, mengapa kau masih berdiri, apa yang kau pikirkan.
Makhan " Aku merasa kehilangan nyonya Anandi, dia selalu melakukan pekerjaan ini setiap pagi.
Makhan pergi.
Sumitra terlihat sedih.
BACA SELANJUTNYA :
Sinopsis Anandhi Episode 445
0 Response to "Sinopsis Anandhi Episode 444 by Yohana"